Breaking News
Home / Medan / Hak Perempuan dan Anak Belum Prioritas di Sumut
Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumatera Utara, Nurlela. (WOL Photo)
Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumatera Utara, Nurlela. (WOL Photo)

Hak Perempuan dan Anak Belum Prioritas di Sumut

MEDAN, WOL – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumatera Utara mencatat, penduduk di Sumut ada 13.766.851 jiwa dengan perincian 6.868.587 jiwa berjenis kelamin laki- laki dan 6.898.264 jiwa berjenis kelamin perempuan. Artinya, di Sumut, jumlah perempuan jauh lebih banyak yakni berkisar 50,10 persen dan laki-laki sebesar 49,90 persen.

“Jika dikerucutkan lagi, jumlah anak-anak 5.757.483 jiwa dengan rincian 2.939.336 jiwa anak laki-laki serta 2.818.149 jiwa anak perempuan,” ungkap Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumatera Utara, Nurlela, dalam Pelatihan PUG, PP dan PA Bagi SDM Media di Provinsi Sumatera Utara bekerjasama dengan PWI Sumut di Hotel Four Points, Selasa (12/9).

Dikatakan, dari jumlah yang telah disebutkan bahwa, perlindungan serta pelayanan maksimal terhadap perempuan dan anak menjadi hal penting di Sumut, guna menjadikan daerah ini sebagai daerah yang bebas dari tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Untuk meminimalisir tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumut diperlukan komitmen dari Pemerintah Daerah (Pemda)-nya,” ujarnya.

Nurlela menambahkan, persoalan perdagangan perempuan dan anak di Sumut masih sering terjadi. Indikatornya adalah masalah ekonomi. Di mana pemerintah daerah dinilai tak tanggap dalam menciptakan urusan kualitas ekonomi dengan menciptakan peluang peluang usaha bagi perempuan, khususnya perempuan yang hidup dalam latar belakang ekonomi lemah.

“Pemerintah daerah diharapkan untuk lebih memberikan perhatian khusus terhadap upaya membuka usaha dan memberdayakan serta menggerakan ekonomi kerakyatan yang dikhususkan kepada perempuan yang ekonomi rendah yang ada di Sumut,” ujarnya.

“Dan perusahaan media massa juga harus memberikan peluang kepada kaum perempuan dalam memberikan peluang untuk bekerja di bidang ini,” pungkasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

China  dan Rusia Mulai Latihan Militer (foto: Eurasianet)

China dan Rusia Mulai Latihan Militer

RUSIA, WOL – China dan Rusia memulai latihan militer bersama “Joint Sea-2017” tahap kedua pada ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.