Home / Fokus Redaksi / Habiskan Dana Rp35 Miliar, Jembatan Skybridge Jadi Besi Tua
WOL Photo/Lihavez

Habiskan Dana Rp35 Miliar, Jembatan Skybridge Jadi Besi Tua

MEDAN, WOL – Jembatan penghubung dari Lapangan Merdeka ke Stasiun Kereta Api (skybrige) milik Pemko Medan di Jalan Stasiun Kereta Api, Kecamatan Medan Barat, kondisinya kini sangat memprihatinkan.

Seperti pantauan Waspada Online, Selasa (6/3), terlihat bangunan jembatan super mewah yang dibangun pada era kepemimpinan Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, sangat tidak terurus. Bahkan ada beberapa plat besi yang digunakan sebagai pelapis jembatan mulai terkelupas.

Tak hanya itu, jembatan yang pembangunannya menghabiskan dana puluhan miliaran rupiah bersumber dari APBD Kota Medan dikhawatirkan bisa mendadak ambruk.

Bahkan jembatan skybrige yang berfungsi menghubungkan Terminal City Airport Train dengan Lapangan Merdeka juga tak kunjung dioperasikan oleh Pemko Medan sejak zaman Wali Kota Rahudman Harahap, hingga digantikan oleh Wali Kota Dzulmi Eldin, untuk kepentingan masyarakat. Sehingga keberadaan jembatan yang didalamnya terdapat eskalator menjadi besi tua.

Selain itu, pembangunan skybridge yang memakan waktu bertahun-tahun hingga menelan biaya Rp35 miliar kondisinya juga terbengkalai. Penyebab mangkraknya mega proyek itu dikarenakan adanya permasalahan antara Pemko Medan dalam hal ini Dinas Perkim dengan PT Kereta Api Indonesia. Saat itu, Perkim di bawah pimpinan Gunawan Surya Lubis.

“Tak terawat jembatan ini. Lihat saja kondisinya ada beberapa partikel bangunan yang sudah mengelupas. Ya, kalau dibiarkan begini bisa ambruk pula,” ungkap Ridho salah seorang warga Kota Medan.

“Hanya jadi pajangan saja jembatan ini. Kalau bisa aku sebutnya jadi besi tualah,” ungkap warga Jalan Polonia tersebut.

Seperti diketahui, pemerintah berkomitmen akan melanjutkan pembangunan skybridge dengan catatan PT Kereta Api Indonesia (KAI) berkomitmen tidak melakukan penutupan.

“Pembangunan skybridge akan dilakukan, asalkan ada komitmen dengan PT KAI untuk tidak menutup jalur menuju KA,” kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan, Sampurno Pohan, kepada Komisi D DPRD Kota Medan dalam pembahasan RAPBD Kota Medan TA 2018 pada akhir Desember lalu.

Disinggung mengapa pembangunan skybridge sampai saat ini mangkrak, Sampurno, mengatakan kalau itu adalah urusan dinas terdahulu. “Silahkan tanya ke yang dulu,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Tahun Depan Medan Utara Miliki Rumah Sakit Tipe C

MEDAN, Waspada.co.id – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Tipe ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: