Home / Medan / Guru Harus Mampu Mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental
WOL Photo

Guru Harus Mampu Mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental

MEDAN, Waspada.co.id – Perayaan Hari Guru Nasional yang digelar Yayasan Pencawan Medan di Pencawan School Medan, Jalan Bunga Ncole, Sabtu (24/11) berlangsung meriah. Berbagai perlombaan yang melibatkan guru dengan murid digelar untuk mengisi peringatan Hari Guru bagi pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.

Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, yang juga turut hadir dalam kemeriahan ini menyampaikan harapannya kepada para guru agar mampu mengelola kerja sama satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat untuk mengobarkan gerakan nasional revolusi mental.

Para guru, lanjut Akhyar, merupakan salah satu agen sosialisasi primer setelah keluarga bagi pertumbuhan generasi muda. Melalui sekolah dan guru, generasi muda memperoleh tempahan karakter yang nantinya akan dibawa hingga dewasa.

“Revolusi mental ini merupakan karakter bangsa yang selayaknya ditanamkan sejak dini. Karekteristik anak-anak di Indonesia sudah semestinya selaras dengan falsafah Pancasila. Karenanya melalui didikan guru lah hal tersebut dapat diwujudkan,” ujar Akhyar.

Selain mengimbau para guru, Akhyar juga mengajak para murid untuk senantiasa menghormati guru selaku tenaga pendidik dan pencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter, sudah selayaknya seorang murid hormat kepada gurunya yang dengan jerih payahnya memberikan didikan dan pengajaran yang berguna bagi masa depan muridnya.

“Berikan penghormatan pada guru, tanpa mereka kita tidak akan sukses dan mempunyai bekal ilmu pengetahuan,” harap Wali Kota pada acara yang dihadiri segenap siswa, guru dan pengurus Yayasan Pencawan School.

Perlombaan yang digelar untuk memeriahkan peringatan hari guru nasional ini terdiri dari dua kategori yakni kategori guru dan kategori siswa. Adapun perlombaan yang digelar diantaranya stand up comedy, fashion show, dance, vokal solo, badminton, dan tenis meja.

Lomba seni yang diselenggarakan ini, dinilai Akhyar patut diapresiasi karena bermanfaat menggali dan meningkatkan potensi serta kreativitas siswa di bidang seni, mengembangkan imajinasi siswa, serta membentuk moral, daya kognitif serta psikomotorik serta lebih menambah keakraban antara guru dan murid.

”Saya berharap upaya ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi dalam penggalian dan pengembangan bakat siswa serta memperkuat ikatan emosional antara guru dan murid,” pungkas Akhyar.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Ihwan Ritonga Sebut Proyek Galian Kabel PT PLN Tak Profesional

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga, marah besar melihat pekerjaan galian kabel ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: