Home / Medan / “Gubsu Gagal Paham Tupoksi Dewan Pengawas Tirtanadi”
WOL Photo

“Gubsu Gagal Paham Tupoksi Dewan Pengawas Tirtanadi”

MEDAN, Waspada.co.id – Mantan Dewan Pengawas PDAM Tirtnadi, Anggia Ramadhan, menilai Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, keliru dalam mengartikan tugas dan kewenangan dari dewan pengawas. Ia juga menilai mantan Pangkostrad ini kurang becus dalam bekerja.

“Gubernur gagal faham. Masalah kinerja PDAM tidak ada kaitannya dengan kinerja dengan dewan pengawas. Lihat perda dan Permendagri, apa sebenarnya tugas dewan pengawas itu? Beliau sebagai pimpinan harus paham aturan,” ketusnya, Senin (11/2).

Anggia menegaskan bahwa pernyataan Edy Rahmayadi yang menyebut air tetap tidak ada ketika hujan dan banjir.

“Mengenai kalau hujan banjir, tidak ada hubungannya dengan ketersediaan sumber air baku, kita sekarang antara suply dan demand tidak seimbang. Pertumbuhan perumahan sangat tinggi, sumber air baku berkurang. Kalau pun ada perlu investasi untuk membangun instalansi pengelolaan,” bebernya.

Kemudian mantan Ketua Badko HMI Sumut ini mengkritisi tingkat kepedulian Gubernur Edy. Katanya, kalau peduli dengan keadaan air di sumut, secara aturan Gubernur bisa memberikan penyertaan modal atau dibantu carikan investor atau uapayakn bantuan dari APBN.

Lebih lanjut Anggia kembali menegaskan bahwa, tidak ada kaitannya antara banjir dengan ketersediaan air. Sebab, banjir bukan karena air banyak. Tetapi, banjir terjadi karena ada kerusakan lingkungan dan ketika kemarau kering sungai.

“Persoalan yang terjadi saat ini adalah proses pemberhentian Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi. Gubernur telah menafikan aturan aturan yang berlaku. Kalau ada aturan dilanggar, ke depan Provinsi Sumut akan menjadi tidak bermartabat,” ketusnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sempat menyatakan pergantian dewan pengawas dilakukan karena ingin perbaikan di tubuh PDAM Tirtanadi.

“Ini dibuka seleksinya untuk pejabat-pejabat ke depan. Saya ingin pimpinan PDAM Tirtanadi itu lebih mumpuni, lebih mahir di bidangnya. Saya tidak tahu sampai saya digugat,” sebutnya.

Edy Rahmayadi mempersilahkan jika ada pihak yang menggugat keputusannya memberhentikan Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi itu ke PTUN.

“Yah sudah, kalau mau digugat, gugat saja. Kalau PTUN tetap memenangkan mereka tidak apa-apa. Ok silahkan saja masuk kerja kembali. Inikan badan usaha, saya ingin kualitas air dari PDAM Tirtanadi baik,” katanya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Ragam Penampilan Hingga Wartawan Turut Meriahkan Hari Jadi Provinsi Sumut Ke-71

MEDAN, Waspada.co.id – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memasuki usia ke 71 tahun tepat pada tanggal ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: