Breaking News
Home / Fokus Redaksi / DPRD: Teguran Presiden Cambuk Bagi Wali Kota Medan
foto: antara
foto: antara

DPRD: Teguran Presiden Cambuk Bagi Wali Kota Medan

MEDAN, WOL – Ancaman Presiden RI, Joko Widodo, terhadap kepala daerah (KDh) yang serapan APBD-nya rendah seharusnya menjadi ‘cambuk’ bagi Wali Kota/Bupati lebih memacu SKPD-nya untuk bekerja lebih keras melayani masyarakat dan menggunakan anggaran yang ada untuk kesejahteraan masyarakat.

“Sanksi yang akan diberikan Presiden RI bukanlah menjadi ancaman kalau KDh melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, Hasyim SE, Senin (14/8), usai mengikuti rapat KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara).

Hasyim menyebutkan, Presiden Jokowi memiliki alasan memberikan warning kepada KDh atas lemahnya serapan anggaran. Karena melihat banyaknya Kabupaten/Kota yang tidak menggunakan anggaran dan memarkirkan anggaranya di bank. Hal ini dinilai Jokowi sebagai kinerja buruk dari KDh yang tidak menggunakan anggaran untuk kepentingan masyarakat. Sebanyak Rp220 triliun anggaran mengendap di Bank Pembangunan Daerah (BPD) maupun bank-bank lainnya.

Di tempat yang sama, anggota Fraksi PDIP lainnya, Daniel Pinem, menyebutkan hingga bulan Agustus, serapan anggaran Pemko Medan masih rendah. Kondisi itu harus terus dipacu agar serapan anggaran bisa lebih tinggi. Hal itu menggambarkan kurang maksimalnya kinerja Pemko Medan dalam melayani masyarakat. Harusnya Pemko Medan secepatnya melakukan pembangunan agar masyarakat bisa juga merasakan manfaatnya.

“Lagi pula, dana yang sudah dianggarkan itu merupakan program kerja yang sudah dirancang setahun sebelumnya. Proses lelang kerap menjadi salah satu alasan rendahnya serapan anggaran,” timpalnya.

Untuk itu para wakil rakyat ini berharap, Pemko Medan haruslah berpacu dalam mengejar target PAD dan memaksimalkan serapan anggaran untuk mempercepat pembangunan di daerah ini. “Dengan percepatan pembangunan, perekonomian rakyat juga akan terpacu sehingga masyarakat akan sejahtera,” ujarnya mengakhiri.(wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

foto : istimewa

BNN Amankan 133 Kg Sabu dan 42.500 Ekstasi di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, WOL – Setelah berhasil menggagalkan penyelundupan sejumlah 40 Kg sabu oleh Badan Narkotika Nasional ...

  • Imran Khan

    lebih baik berhati hati dari pada jor joran seperti yang sedang dilakukan presiden saat ini…mestinya infrastruktur dan peningkatan kualitas sdm seiring sejalan….

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.