Home / Fokus Redaksi / DPRD Sumut Minta Jabatan Dirut PD Pasar Medan Dievaluasi
Brilian Muchtar (WOL Photo)

DPRD Sumut Minta Jabatan Dirut PD Pasar Medan Dievaluasi

MEDAN, WOL – Anggota DPRD Sumut daerah pemilihan Kota Medan, Brilian Moktar, menilai organisasi yang menaungi pedagang pasar tradisional belum berpihak kepada pedagang. Pasalnya hingga saat ini masalah demi permasalahan yang merugikan para pedagang tak kunjung selesai. Diduga, organisasi tersebut lebih berpihak kepada PD Pasar selaku pengelola.

“Saya tidak pernah mempolitisi pedagang pasar tradisional. Dulu, hanya ada satu organisasi pedagang pasar tradisional yang saya tahu, yakni P3TM (Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Medan) yang diketui Almarhum pak Harmon. Supaya luas, berubah nama menjadi P3TSU (Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara), saya dipercaya menjadi penasehatnya. Sekarang apa, ada lebih 20 organisasi pedagang, tapi entah apa kerjanya? Kita nggak tahu. Pedagang selalu menjadi korban ketidakadilan,” ketusnya, Sabtu (10/3).

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, tata pengelolaan pasar tradisional sudah tertuang dalam sebuah aturan, yakni Peraturan Daerah (Perda). Sejatinya Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya, harus mematuhi aturan tersebut, bukan mengambil kebijakan sendiri. Jika Dirut tidak menghormati Perda, ada Badan Pengawas Badan Usaha Milik Daerah (Bawas BUMD)-nya yang mempunyai wewenang.

“Sekda Kota Medan selaku Bawas BUMD, evaluasi dong kinerja Dirut PD Pasar, karena Rusdi Sinuraya dianggap tidak mampu mengeloa pasar tradisional lebih baik lagi,” jelasnya.

“Kita tidak bisa pungkiri, di pasar tradisional itu kebanyakan masyarakat yang ekonominya menengah kebawah. Jadi jangan dibuat susah,” ujarnya.

Selain belajar pada PD Pasar Kota Bandung dalam menata pasar tradisional dan pedagang kaki lima (PK5), Brilian Moktar menyarankan Rusdi Sinuraya maupun Pemko Medan mencontoh pengelola pasar tradisional yang ada di Titikuning. Hanya dengan membebani Rp3 juta kepada para pedagang tradisional, kemajuan pasar milik Pemko Medan tersebut menjadi lebih baik dalam hal tata kelolanya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Ini Beberapa Saksi Uang Ketok di Kejatisu

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  memerikasa 23 saksi  , terkait 38 tersangka anggota ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: