Newsticker
WOL / Medan / DPRD Sosialisasikan Perda Pengelolaan Persampahan di Medan Utara
Sosialisasi Perda Pengelolaan Persampahan di Kecamatan Medan Marelan. (WOL Photo)
Sosialisasi Perda Pengelolaan Persampahan di Kecamatan Medan Marelan. (WOL Photo)

DPRD Sosialisasikan Perda Pengelolaan Persampahan di Medan Utara

MEDAN, WOL – Seluruh anggota DPRD Medan, wajib mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) yang telah disahkan menjadi sebuah peraturan. Tak terlepas anggota DPRD Medan dari Daerah Pemilihan V (Medan Utara) yang meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan.

Di kawasan Medan Utara, anggota DPRD Medan dari Dapil V, Surianto SH, didaulat mensosialisasikan Perda tentang Pengelolaan Persampahan. Di mana masih banyak masyarakat di Kota Medan khususnya yang bermukim di wilayah paling ujung ibukota Provinsi Sumatera Utara ini belum mengetahui tentang Perda yang mengatur soal sampah.

Kegiatan sosialisasi yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama masyarakat Medan Utara ini mendapat respon yang positif, baik dari tokoh masyarakat, perwakilan Pemko Medan hingga perwakilan perusahaan yang beroperasi di Medan Utara.

Dalam keterangannya, Surianto menyebutkan pengesahan Perda Pengelolaan Persampahan ini sangat baik. Sebab dengan adanya perda ini masyarakat, pengelola usaha kuliner, restoran dan industri diajak untuk berdisiplin agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Berlakunya Perda ini untuk kepentingan bersama. Bukan hanya untuk Pemko Medan ataupun anggota DPRD Medan semata. Kalau lingkungan kita bersih, secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas warga menghasilkan hal yang positif,” ungkapnya belum lama ini.

Mengenai sanksi, menurut politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini tidak perlu menjadi momok yang menakutkan, jika warga mau mematuhi aturan yang sudah berlaku. “Dalam Perda Pengelolaan Persampahan sudah diatur mengenai tata cara pengelolaan sampah rumah tangga, usaha kuliner, restoran dan perusahaan industri berikut sanksinya. Kalau masyarakat atau perusahaan sadar betapa pentingnya lingkungan yang bersih, pasti sanksi tegas bagi pelanggar perda tidak akan dikeluarkan,” sambungnya.

Lebih lanjut Surianto menjelaskan, tujuan pengelolaan persampahan adalah menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat dan menjadikan sampah sebagai sumber daya. “Nah, pemerintah daerah mempunyai tugas menjamin terselenggaranya pengelolaan persampahan yang baik dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Medan Marelan, Parlindungan Nasution, meminta seluruh kepala lingkungan yang diberikan amanah agar turut membantu mensosilisasikan Perda Pengelolaan Persampahan ini hingga ke masing-masing kepala rumah tangga. “Saya meminta kepada kepling untuk memaksimalkan kinerjanya, serta mengawasi lingkungan mereka dari sampah masyarakat yang dibuang bukan pada tempatnya,” imbuhnya.

“Dalam pengelolaan persampahan secara baik dan berwawasan lingkungan. Memanfaatkan sampah untuk kegiatan ekonomi, berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan, penyelenggaraan dan pengawasan di bidang pengelolaan persampahan, memperoleh informasi yang benar, akurat dan tepat waktu mengenai penyelenggaraan pengelolaan persampahan wajib diketahui masyarakat. Agar tidak ada lagi masyarakat di Medan sebagai pelaku pelanggar peraturan,” pungkasnya.(wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Baca Juga

WOL Photo/Ega Ibra

Ibu Minta Pembunuh Rianto Sekeluarga Ditembak Mati

MEDAN, WOL – Keluarga Almarhum Rianto berharap aparat kepolisian baik dari Polda Sumut, Polres Belawan ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.