Home / Fokus Redaksi / DPRD Ributi Soal Kepling Harus Beli Batik Medan
Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Anton Panggabean (kiri). (WOL Photo/M Rizki)

DPRD Ributi Soal Kepling Harus Beli Batik Medan

MEDAN, WOL – Ada yang menarik dalam rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemko Medan tahun Anggaran 2017 di ruang Badan Anggaran gedung DPRD Medan lantai dua, Senin (16/4).

Di mana sebanyak 2.001 kepala lingkungan (Kepling) diharuskan membeli baju Batik Medan, hasil karya Ketua PKK Kota Medan yang tak lain adalah istri Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.

Anggota Pansus LKPj, Anton Panggabean, mempertanyakan kebijakan yang mewajibkan Kepling untuk membeli baju batik kepada Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Medan, Irwan Ritonga.

Ia pun menyayangkan anjuran tersebut yang dinilai memberatkan para Kepling. Terlebih lagi gaji Kepling tidaklah begitu besar. Parahnya lagi, ribuan Kepling mengaku sudah tiga bulan belum menerima gaji.

“Kepling janganlah ditakut-takuti dengan alasan kebijakan yang hanya memberatkan Kepling. Sudah tiga bulan ini mereka belum menerima gaji. Saya tahunya siapa Pimpinan Proyek (Pimpro-red)-nya,” sindir politisi Partai Demokrat ini.

Sementara itu Kepala BPKAD Medan, Irwan Ritonga, tidak menjawab pertanyaan Anton Panggabean. Ia pun mengalihkan isu.

Sekedar informasi, setiap Kepling harus mengeluarkan Rp175 ribu untuk pembelian bakal Batik Medan dan Rp130 upah jahitnya. Jadi, setiap Kepling harus mengeluarkan Rp305 ribu dan biaya tersebut diambil dari gaji dengan pola potong atas. Jika dikalikan 2.001 Kepling, Batik Medan memperoleh pemasukan sebanyak Rp610.305.000.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Rizky Korban Hanyut di Parit Busuk Ditemukan

MEDAN, Waspada.co.id – Sejak enam hari tepatnya Selasa (22/5) dinyatakan hilang akhirnya Rizky (9) korban ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: