Home / Medan / DPRD: Perlu Perda Penyaluran LPG Tepat Sasaran
WOL Photo

DPRD: Perlu Perda Penyaluran LPG Tepat Sasaran

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota DPRD Medan, Hendrik Halomoan Sitompul, menilai pembentukan Perda Kota Medan tentang Sistem Pengendalian dan Pengawsan Pendistribusian Tertutup Liguified Ptroleum Gas (LPG) tertentu di wilayah Kota Medan sangat penting. Mengingat, keberadaan LPG merupakan salah satu aspek dan sangat mendasar soal kesejahteraan rakyat kecil.

“Oleh karenanya, ketersediaan LPG harus benar-benar terjamin pendistribusiannya bagi masyarakat apalagi bahan LPG 3 kg adalah bahan bakar bersubsidi. Untuk itu, penyalurannya harus tepat sasaran kepada warga miskin serta pengusaha mikro,” sebutnya saat menyampaikan pandangan Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan terhadap penjelasan pengusul atas Ranperda tentang Sistem Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian LPG dalam sidang paripurna dewan, Senin (15/10).

Pertimbangan lain kata Hendrik, fakta di lapangan bahwa LPG 3 kg masih banyak dinikmati kalangan masyarakat kaya. Bahkan kata Hendrik, selama ini diduga ada oknum tertentu yang menyalahgunakan LPG bersubsidi dengan pengoplosan LPG 3 kg ke 12 kg. Sehingga, masyarakat miskin kesulitan mendapat LPG di pasaran. Padahal ketentuan sudah mengatur secara jelas bahwa ketentuan LPG tabung 3 kg hanya peruntukan bagi rumah miskin berpenghasilan rendah.

Terkait hal itu, Fraksi Demokrat DPRD Medan sangat sependapat pembentukan Perda sistem pengendalian dan pengawasan pendistribusian. Hendrik berharap melalui Perda itu, Pemko Medan berkewenangan penuh mengawasi dan mengendalikan penyaluran LPG 3 kg.

Menurut Hendrik, kewenangan tersebut berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG. Menurut peraturan itu, Pertamina sebagai pengelola tata niaga LPG 3 kg tidak memiliki kewenangan untuk membatasi pembeliaan. Fungsi pebinaan dan pengawasan maupun kepatuhan terhadap Harga Eceran Terendah (HET) serta kelancaran pendistribusian berada di tangan pemerintah.

Disampaikan Hendrik, fraksinya berharap pengajuan Ranperda hendaknya disertai dengan naskah akademis. Hal itu penting guna memberikan kajian terhadap rumusan masalah yang akan diatur sesuai peraturan perundang undangan.

Sebagaimana diketahui, Hendrik Halomoan Sitompul diketahui salah satu pengusul Ranperda Kota Medan tentang Sistem Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian Tertutup Liquified Petroleum Gas (LPG) Tertentu di Wilayah Kota Medan. Tujuan dibuat Perda untuk mendukung pelaksanaan pendistribusian tertutup LPG tabung 3 kg bersubsidi. Dibentuk tim kordinasi monitoring dan evaluasi pelaksanaan sistem distribusi tertutup LPG tabung 3 kg bersubsidi di Kota Medan.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

DPRD Medan Setuju Penambahan Kebutuhan Anggaran e-KTP Rp3 Miliar

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota DPRD Medan, Anton Panggabean, yang tergabung di panitia khusus (Pansus) R-APBD ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: