_
Home / Advertorial / DPRD Medan Dukung Perbaikan Infrastruktur Jalan, Asal Merata
WOL Photo

DPRD Medan Dukung Perbaikan Infrastruktur Jalan, Asal Merata

MEDAN, Waspada.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus berupaya membenahi infrastrukturnya. Tak tanggung-tanggung, pada tahun 2018 lalu melalui kebijakan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, digelontorkan dana Rp1 triliun yang bersumber dari APBD Kota Medan.

Dari dana tersebut, mulailah ditata sejumlah infrastruktur, seperti pedestrian, trotoar jalan, pulau jalan, drainase, dan lainnya. Perubahan wajah Kota Medan pun mulai berangsur membaik dari sebelumnya. Tahun ini, Pemko Medan masih fokus membenahi infrastruktur. Bedanya, kali ini hanya sebatas memperbaiki pengerjaan yang tertunda.

WOL Photo

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Isya Ansari, menyebut Pemko Medan akan fokus pada 100 kilometer jalan yang masih butuh perhatian dan drainase tahun ini. Hal ini agar kualitas jalan berikut drainase di Kota Medan pada tahun 2021 sudah membaik.

“Tahun ini ada sekitar 100 KM jalan yang akan diperbaiki baik dengan sistem aspal hoat mix maupun aspal beton,” ungkapnya baru-baru ini.

Dalam pengerjaannya, sebut Isya, ada dua acuan yang bakal menjadi landasan sebelum dikerjakan. Pertama berdasarkan hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) dan kedua berdasarkan rencana kerja (renja).

“Biasanya kalau renja itu perbaikan infrastruktur di inti kota. Kalau musrenbang atau usulan masyarakat di daerah pinggiran. Persentase 50 persen untuk renja dan 50 persen berdasarkan musrenbang,” jelasnya.

Mendengar penjelasan itu, Komisi D DPRD Medan mendukung penuh rencana Pemko Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum. Hanya saja, perbaikan tersebut harus merata dan dikerjakan terhadap jalan yang benar-benar layak mendapat perbaikan.

“Jalan-jalan di Kota Medan, khusus jalan tikus masih banyak yang rusak. Seandainya 100 kilometer jalan yang diperbaiki itu tepat sasaran, saya yakin tidak ada jalan yang ditemukan rusak di Kota Medan,” kata Ketua Komisi D DPRD Medan, Abdul Rani.

Abdul Rani berharap Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan dapat memprioritaskan perbaikan terhadap jalan yang menjadi laporan masyarakat saat reses anggota DPRD Medan. Sebab keluhan tersebut hampir rutin disampaikan saat reses anggota DPRD Medan.

“Saya dan rekan-rekan sesama anggota DPRD Medan merasakan ketika melaksanakan reses. Masyarakat menunjukan jalan-jalan yang rusak. Seperti di Jalan Cempaka, itu kan masih inti Kota Medan. Dan jalan rusak tidak layak ditemukan di kota terbesar ketiga Indonesia ini. Apalagi kita sempat dijuluki ‘Medan Sejuta Lubang’,” jelasnya seraya berharap hasil reses dapat ditampung Dinas PU Kota Medan.

WOL Photo

Pasca-meninggalkan jabatan lama di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan, Abdul Rani berharap kepada Isya Ansari agar menjadi semangat baru bagi Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan yang kini ia (Isya Ansari) pimpin. Sehingga keinginan Wali Kota Medan untuk menjadikan Medan Rumah Kita menjadi kerja nyata.

“Kita akan awasi dan lakukan evaluasi triwulan pertama. Harapan kita, beliau dapat mengerjakan dengan baik hasil musrenbang Kota Medan dan laporan hasil reses. Beliau harus mampu turun ke lapangan dan tidak hanya ngarang-ngarang perbaikan jalan rusak,” imbuhnya.

Rani yang berasal dari Partai Persatuan Pembangunan menekankan agar Dinas Pekerjaan Umum tidak hanya melakukan perbaikan terhadap jalan yang masih layak. Apalagi masih banyak jalan di kawasan Medan Utara butuh sentuhan Pemerintah Kota Medan.

Pandangan sama juga disampaikan anggota Komisi D DPRD Medan, Hendra DS. Infrastruktur di wilayah perbatasan Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang butuh perhatian serius. Ia mencontohkan, kondisi memprihatinkan di Gang Keluarga Kelurahan Harjosari II Marindal I, Kecamatan Medan Amplas.

“Jalan tersebut tak ubahnya bagai jalan di perkampungan. Tak beraspal dan becek jika diguyur hujan,” ungkapnya.

Karenanya, ia meminta Wali Kota Medan memperhatikan infrastruktur di perbatasan antara Kota Medan dan Deliserdang. Dikatakan, kondisi jalan buruk ini sudah selama 15 tahun dirasakan warga Harjosari II. Akses di Gang Keluarga ini semakin parah jika diguyur hujan. Jalanan becek dan berlumpur, sehingga kendaraan bermotor sulit melintas.

“Saya sudah sampaikan keluhan masyarakat dalam laporan reses. Bahkan usai paripurna, saya langsung menyampaikan pada wali kota. Beliau bilang akan dilakukan perbaikan jalan di sana,” sebutnya.

“Selain masalah jalan, warga juga mengeluhkan drainase, karena di daerah mereka sering banjir,” pungkasnya. (adv/mrz/data2)

Check Also

Ruang Kadis Disegel KPK, Kantor Dinas PU Medan Sepi

MEDAN, Waspada.co.id – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin oleh Komisi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.