Home / Fokus Redaksi / DPO Poldasu, Mujianto Ditangkap di Cengkareng
WOL Photo

DPO Poldasu, Mujianto Ditangkap di Cengkareng

MEDAN, Waspada.co.id – Pihak kepolisian akhirnya meringkus, Mujianto DPO Polda Sumut, kasus penipuan yang selama ini buron.

Informasi yang diperoleh Waspada Online, Selasa (24/7), tersangka Mujianto ditangkap Dit Reskrimum Polda Sumut bekerjasama dengan Imigrasi di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta. Saat ini tersangka bersama personil Polda Sumut tengah menuju Kota Medan. Nantinya Mujianto diperkirakan sekira Pukul 14.00 WIB setibanya di Medan akan menjalani pemeriksaan di Polda Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan Mujianto. “Benar, tersangka bersama anggota dari Cengkareng menuju Polda Sumut,” ungkapnya.

Diketahui, Mujianto als Anam dilaporkan oleh Armen Lubis (60) pada 28 April 2017 dengan bukti laporan No; STTLP/509/IV/2017 SPKT “II”. Dalam kasus yang sama, Armen juga melaporkan stafnya Rosihan Anwar karena telah dirugikan sekitar Rp 3 miliar.

Kasus dugaan penipuan itu berawal dari ajakan kerja sama dari Rosihan Anwar, staf Mujianto, untuk melakukan bisnis penimbunan lahan seluas 1 hektare atau setara 28.905 meter kubik pada 2014. Lahan itu berada di Kampung Salam, Belawan II, Medan Belawan.

Namun setelah lahan selesai ditimbun, Mujianto tidak menepati janjinya untuk membayar hasil penimbunan itu sebesar Rp.3 milyar.Kasus ini kemudian bergulir. Mujianto dan Rosihan kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada November 2017. Status itu tertuang dalam surat No : B/1397/XI/2017/Ditreskrimum pada November 2017 yang menyatakan status terlapor sudah menjadi tersangka.

Mujianto dan Rosihan akhirnya resmi ditahan pada Rabu (31/1) dengan dipersalahkan melanggar pasal 378 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana.

Beberapa hari berselang, penahanan Mujianto ditangguhkan penyidik dengan wajib lapor sambil menunggu berkas dinyatakan lengkap oleh kejaksaan.

Namun sejak ditangguhkan, Mujianto tidak pernah wajib lapor bahkan ketika dipanggil untuk dimintai keteranganya melengkapi petunjuk jaksa, Ketua Yayasan Tju Dji itu tidak mau datang.

Bahkan, Mujianto justru menyurati Presiden, DPR RI, Mabes Polri dan lain-lain yang menuding bahwa Poldasu tidak profesional dan memaksakan dirinya dijadikan tersangka. Akhirnya, Poldasu menetapkan Mujianto als Anam menjadi PO/R/159/IV/2018/Ditreskrimum Poldasu.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Ditangkap Poldasu, Mujianto Malah Ditangguhkan Kejatisu

MEDAN, Waspada.co.id – Kerja keras Polda Sumut dalam menangkap tersangka Mujianto yang buron selama tiga ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: