Home / Fokus Redaksi / Dorr! 2 Bandar Narkoba Tewas, 17 Kg Sabu dan 2 Ribu Pil Ekstasi Diamankan
WOL Photo/Lihavez

Dorr! 2 Bandar Narkoba Tewas, 17 Kg Sabu dan 2 Ribu Pil Ekstasi Diamankan

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut mengungkap peredaran narkoba jaringan internasional Medan, Aceh, dan Malaysia.

Dalam pengungkapan itu, polisi menyita barang bukti sabu seberat 17 Kg dan pil ekstasi 2 ribu butir. Tak hanya itu dua tersangka berinisial D alias I dan AR tewas ditembak setelah melakukan pelawanan saat dilakukan penangkapan.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Senin (23/7), mengatakan pengungkapan peredaran narkoba jaringan internasional ini, berawal adanya informasi tentang 10 ‘pemain’ narkoba akan melakukan transaksi di wilayah Polda Sumut.

Selanjutnya dari laporan itu, Dir Res Narkoba, Kombes Pol Hendri Marpaung, bersama anggota melakukan penyelidikan. Dari penangkapan pertama pada Kamis (19/7) sekira Pukul 07.00 WIB di Jalan Karya Jaya, persimpangan Jalan Eka Rasmi, Kecamatan Medan Johor, berhasil diringkus tersangka dengan inisial M dan DN dengan barang bukti 2 Kg sabu yang dibungkus plastik merek Guan Ying Wang. Barang haram itu dari pengakuan tersangka didapat dari tersangka D alias I.

Tak hanya itu, petugas kembali melakukan penyamaran dengan meringkus tiga tersangka berinsial JJ, I dan DS di Jalan Setia Budi, Gang Kamboja, Perumahan Permata Setia Budi, dengan barang bukti 1 Kg sabu. Bahkan terhadap tersangka terpaksa ditembak pada bagian kaki karena berusaha melarikan diri.

“Setelah dilakukan penangkapan terhadap tersangka M dan DN, personil kemudian melakukan pengembangan dan penangkapan kedua pada Jumat (20/7) dengan mengamankan tersangka MR (38) warga Banda Aceh dengan barang bukti lima bungkus sabu seberat 5 Kg,” katanya saat memaparkan hasil tangkapan di RS Bhayangkara Polda Sumut.

Tak sampai di situ, sambung Paulus, dari pengakuan para tersangka yang sebelumnya telah ditangkap, personil Dit Res Narkoba Poldasu melakukan pengejaran terhadap tersangka D alias I saat melintas di Jalan Arteri Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, dengan mengendarai mobil Toyota Avanza BK 1539 KP pada Sabtu (21/7).

“Ketika dilakukan penangkapan pelaku melakukan perlawan dengan menembaki mobil anggota dengan senpi. Sehingga petugas terpaksa memberikan tindakan tegas yang mengakibatkan tersangka D bersama tersangka AR yang berada di dalam mobil tewas di tempat,” bebernya dari kedua tersangka D dan AR disita barang bukti sabu seberat 2 Kg dan sepucuk senpi.

Paulus menambahkan, usai menembak mati dua tersangka, anggota lagi-lagi melakukan pengembangan bertempat di salah satu restoran berhasil meringkus tersangka MMS alias AG dengan barang bukti sabu seberat 5 Kg. Dari pengakuan tersangka bahwa dirinya diperintahkan R (DPO) yang berada di Malaysia. Karena berusaha melarikan diri tersangka ditembak kakinya.

“Hasil penangkapan MMS alias AG, pada Minggu (22/7) sekira Pukul 22.30 WIB tepatnya di Jalan Acces Road, Kabupaten Batubara, diringkus tersangka AN dengan barang bukti sabu seberat 2 Kg,” katanya.

Mantan Kapolda Papua ini menerangkan para tersangka yang diamankan dari enam lokasi penangkapan merupakan sindikat jaringan narkoba internasional Medan, Aceh, dan Malaysia, yang saling berhubungan.

“Atas perbuatannya para tersangka dikenakan pasal tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun atau seumur hidup,” pungkasnya. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

2 Teroris Ditembak Mati Akan Ledakkan Kantor Polisi dan Rumah Ibadah

MEDAN, Waspada.co.id – Terduga teroris AN Dan RI yang tewas dalam penyergapan Densus Anti Teror ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: