Home / Fokus Redaksi / Divonis Mati, Efendi Kembali Kendalikan Peredaran Narkoba Dari Lapas
WOL Photo

Divonis Mati, Efendi Kembali Kendalikan Peredaran Narkoba Dari Lapas

MEDAN, Waspada.co.id – Vonis mati yang diberikan kepada Efendi Ginting tak membuatnya jera dan malah ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara.

Pasalnya, pria berusia 46 tahun warga Jalan Nusa Indah Batu 4,5 Desa Sijambi, Kecamatan Tanjungbalai Utara, tetap melakukan menjalankan bisnis peredaran gelap narkoba dari dalam Lapas Tanjung Gusta Medan.

Kabid Berantas BNNP Sumut, AKBP Agus Halimuddin, Rabu (20/3), mengatakan tersangka ditangkap atas keterlibatannya dalam kasus pengungkapan narkoba seberat 8 kg di Kabupaten Asahan, dengan mengamankan delapan tersangka jaringan internasional meliputi Malaysia, Asahan, dan Tanah Karo.

“Dalam perannya tersangka merupakan pengendali peredaran narkoba. Ia melakukannya di dalam lapas,” katanya.

Sementara itu, Efendi saat ditemui awak media mengaku tidak menyesali perbuatannya kembali ditangkap BNNP Sumut sebagai pengendali peredaran narkoba.

“Cuma ini cara nyari uang paling cepat. Saya telah divonis hukuman mati. Saya melakoni ini sejak 2015,” akunya sembari mengenakan seragam tahanan BNNP Sumut.

Disinggung berapa upah yang diterima, diakui Efendi dirinya mendapat upah yang cukup lumayan. “Saya diberi upah cukup banyak,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

“Anggota Terlibat Narkoba Bila Melawan Ditembak di Depan Masyarakat”

KISARAN, Waspada.co.id – Polres Asahan melaksanakan pemusnahan narkotika jenis sabu-sabu dan daun ganja di Lapangan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: