Breaking News
Home / Medan / Dishub Uji Rekayasa Lalu Lintas Depan Sun Plaza
WOL Photo
WOL Photo

Dishub Uji Rekayasa Lalu Lintas Depan Sun Plaza

MEDAN, WOL– Dinas Perhubungan Kota Medan telah memasang rambu larangan parkir di Jalan KH Zainul Arifin, persisnya depan Sun Plaza. Pemasangan rambu ini dilakukan guna mengatasi kemacatan arus lalu-lintas yang terjadi selama ini. Pasalnya, kawasan itu selama ini telah berubah fungsi menjadi pangkalan becak bermotor (betor).

Tak pelak kehadiran betor-betor tersebut memicu terjadinya penumpukan kendaraan bermotor yang berakhir dengan kemacatan, terutama pada sore hingga menjelang malam hari. Untuk itulah pemasangan rambu larangan parkir yang dilakukan ini dapat mengurai kemacatan tersebut.

Menurut Kadis Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, pemasangan rambu ini juga dilakukan untuk mendukung manajemen dan rekayasa lalu lintas hasil koordinasi Dishub dengan Satlantas Porestabes Medan dan Satpol PP Kota Medan. Dikatakan, manajemen dan rekayasa lalu lintas yang dilakukan ini guna memberikan rasa tenang dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.

“Selain di depan Sun Plaza, kita juga menambah satu rambu larangan parkir sebelum Sun Plaza. Dengan kehadiran rambu ini diharapkan dapat menghindari terjadinya penumpukan kendaraan bermotor baik itu sebelum maupun depan Sun Plaza seperti yang selama ini terjadi pada sore hingga menjelang malam,” katanya, Selasa (29/8).

Langkah ini selanjutnya diikuti dengan perubahan arus lalu lintas di Jalan Candi Biara yang selama ini satu arah dari Jalan Kejaksaan menuju Jalan KH Zainul Arifin dirubah menjadi satu arah dari Jalan KH Zainul Arifin menuju Jalan kejaksaan.

“Perubahan ini kita lakukan untuk menghilangkan terjadinya crossing yang selama ini terjadi di depan Sun Plaza, dimana kendaraan bermotor melintas dari Jalan Biara langsung menuju Sun Plaza,” ungkapnya.

Agar manajemen dan rekayasa lalu lintas yang dilakukan benar-benar efektif guna mengurai kemacatan, Renward mengatakan bahwa pihaknya telah meminta kepada manajemen Sun Plaza agar melakukan penataan di dalam, khususnya melarang kendaraan bermotor mangkal lama baik itu dalam menurunkan maupun menunggu penumpang.

“Kita minta pihak Sun Plaza melarang kendaraan bermotor berlama-lama di lokasi drop off (tempat menurunkan penumpang) di depan pintu utama masuk Sun Plaza. Jika hal ini tidak diikuti, manajemen dan rekayasa lalu lintas yang kita lakukan untuk mengurai kemacatan tidak akan efektif. Untuk itulah kita harapkan sekali kerja sama dan sinergitas dari pihak Sun Plaza,” paparnya.

Ketika disinggung kapan perubahan arus lalu lintas dilakukan, Renward mengatakan telah melakukannya mulai, Senin (28/8) kemarin. Selama masa sosialisasi perubahan arus lalu lintas dilakukan, pihaknya menurunkan sejumlah personil dari Dishub dan Satlantas Polrestabes Medan guna membantu masyarakat pengguna jalan yang belum mengetahui dengan perubahan arus yang dilakukan tersebut.

“Semoga dengan manajeman dan rekayasa lalu lintas yang kita lakukan berdasarkan hasil rapat dengan jajaran Dit Lantas Polda Sumut dan Satlantas Polrestabes Medan di Ruang Rapat 3 Kantor Wali Kota Medan, Jumat (11/8) lalu, kita dapat mengatasi kemacatan lalu lintas yang berakibat terjadinya penumpukan kendaraan di Jalan KH Zainul Airifn, terutama depan Sun Plaza pada sore hingga menjelang malam, termasuk hari weekend,” pungkasnya.(wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo

KPUD Buka Pendaftaran Pasangan Bakal Calon Perseorangan

MEDAN, WOL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara, mulai Rabu, (22/11) sampai Minggu ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.