Home / Medan / Dinkes Medan Kebut Sosialisasi Imunisasi MR
Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.

Dinkes Medan Kebut Sosialisasi Imunisasi MR

MEDAN, Waspada.co.id – Kadis Kesehatan Kota Medan, Usma Polita Nasution, menjelaskan imunisasi Measles Rubella (MR) akan dilanjutkan kembali 1 sampai 29 September ini. Bagi anak-anak di luar usia sekolah, imunisasi MR dilakukan di posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas, puskesmas pembantu, rumah sakit serta pelayanan kesehatan lainnya.

“Tanggal 17 sampai 28 September, kita (Dinkes Medan) akan melaksanakan sweeping mengejar ketertinggalan capaian kampanye MR sehingga mencapai target 95 persen. Adapun tujuan kampanye ini dilakukan dalam rangka memutuskan transmisi penularan virus MR yang ada di masyarakat,” ungkapnya dalam pertemuan Evaluasi Kampanyanye Imunisasi MR di Four Points Hotel Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (10/9).

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, menyebut target imunisasi masih jauh dari harapan, yakni 38,1383 persen. “Seharusnya pencapaian di bulan Agustus minimal sudah 75 persen dari total sasaran 585.641 anak. Belum tercapainya target ini menjadi tanggung jawab kita bersama sehingga target 95 persen terpenuhi. Oleh karenanya diharapkan peran serta aktif semua lintas sektoral, program dan stakeholders agar bahu membahu mensukseskan program nasional ini,” kata Wali Kota.

Selain itu Wali Kota juga mengharapkan kerja sama dan peran aktif dari Dinas Pendidikan Kota Medan agar mengajak seluruh kepala sekolah di bawah lingkungan Pemko Medan mengimbau kepala sekolah agar siswanya mendapatkan imunisasi MR.

Begitu juga dengan pihak rumah sakit maupun puskesmas, Dinas Sosial, TP PKK Kota Medan, camat, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat organisasi profesi terkait serta media cetak dan elektronik agar ikut mensukseskan pelaksanaan imunisasi MR tersebut.

Kepada Kementrian Agama Kota Medan, Kakan Kemanag Kota Medan, H Al Ahyu MA, Wali Kota pun menyarankan kepada pasangan yang hendak menikah agar lebih dahulu harus mendapatkan imunsasi MR. Sebab, dari ketiga balita yang menjadi korban virus MR umumnya terjangkit pada saat sang ibu sedang hamil melalui udara.

“Ibu itu tertular virus MR setelah ada keluarga maupun tetangganya yang terkena penyakit campak. Penularan itu terjadi melalui udara,” jelasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

MUI Janji Terjun Atasi Rubella, Penyakit yang Bisa Jadi ‘Beban Luar Biasa’

  MAJELIS Ulama Indonesia akan ikut terjun dalam membantu imunisasi Measles Rubella (MR), penyakit “sangat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: