_
Home / Medan / Dikti Serahkan SK Pembukaan Magister Ilmu Kedokteran Gigi UNPRI
WOL Photo/M Rizki

Dikti Serahkan SK Pembukaan Magister Ilmu Kedokteran Gigi UNPRI

MEDAN, Waspada.co.id – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kementeristek Dikti) menyerahkan Surat Keputusan (SK) izin pembukaan Program Studi (Prodi) Ilmu Kedokteran Gigi pada Program Magister di Universitas Prima Indonesia (UNPRI).

Penyerahan SK Kemenristekdikti itu dilakukan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto kepada Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes di kantor LLDikti I Jalan Sempurna Tanjung Sari Medan, baru-baru ini.

Hadir menyaksikan penyerahan SK itu Kepala Bagian Kelembagaan dan Sistem Informasi LLDikti Wilayah I Rahmayati SH MAP serta Wakil Rektor (WR) III Unpri Said Rizal MA dan WR IV dr Ali Napiah Nasution MKT.

Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes mengungkapkan, UNPRI merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumut yang memiliki Magister Prodi Ilmu Kedokteran Gigi. Untuk itu, ia menyatakan bersyukur karena diberi kepercayaan oleh Menristek Dikti untuk membuka prodi Ilmu Kedokteran Gigi pada Program Magister universitas yang dipimpinnya itu.

“UNPRI akan menjaga amanah yang diberikan pemerintah dengan mengawal mutu S2 atau program magister,” katanya.

Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada LLDikti Wilayah I atas pembinaannya selama ini sehingga UNPRI mendapat kepercayaan untuk mendapatkan izin prodi S2 dari Dikti.

Diungkapkannya, untuk mengajukan prodi baru tersebut, UNPRI menyiapkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana. Pemerintah pun menilai kecakupan itu semua sehingga UNPRI diberi izin mengelola prodi baru.

“Dengan dasar itu pemerintah memberi kepercayaan kepada UNPRI untuk mengelola prodi Prodi Ilmu Kedokteran Gigi pada program Magister,” ungkapnya.

Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto mengakui FKG UNPRI satu-satunya di Sumut yang memiliki program Magister Ilmu Kedokteran Gigi. Untuk itu Dian Armanto berpesan agar menjadikannya prodi yang sehat dan berkualitas.

Ia menyebutkan, agar menjadi prodi yang sehat itu harua mempunyai sumber daya manusia yang bagus, dosen yang aktif melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, serta melibatkan mahasiswa. Selain itu beasiswa bisa didapat kalau S2.

“Kalau bisa diupayakan dalam tempo tiga tahun ini harus sudah terakreditasi A. Walau tak mudah, tapi dengan dosen yang mengerjakan tugas-tugasnya dengan baik, karya ilmiah, penelitian yang banyak, pasti bisa dicapai,” tegasnya.

Dian Armanto menyatakan bangga akan prestasi dan terobosan UNPRI membuka program magister atau S2. “Saya melihat orientasinya (UNPRI) pasca. Kebanyakan PTS lain masih pikir-pikir untuk buka program pascasarjana. Ini terobosan UNPRI,” katanya.

Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan, Sabtu (23/2) menuturkan, diterimanya SK Prodi Magister Ilmu Kedokteran Gigi, selain sebagai sebuah kesyukuran, tapi sekaligus menjadi tantangan untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kehadiran prodi magister ilmu kedokteran gigi diharapkan menjadi jawaban akan kebutuhan tenaga profesional di bidang kedokteran gigi,” kata Tommy.

Tommy mengakui, pihaknya berusaha sekuat tenaga bagaimana melakukan pening­katan pelaksanaan proses pembelajaran, peningkatan kualitas pendidikan dan sebagainya sehingga program pengembangan yang dilakukan termasuk pembukaan program doktor ilmu kedokteran gigi bisa segera mendapatkan izin dari Kemenristek Dikti. (wol/mrz/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

“UNPRI Bukti Penyelenggara Pendidikan Bermutu”

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL2Dikti) Wilayah I Sumatera Utara Dian Armanto ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.