Home / Fokus Redaksi / Diduga Pencemaran Nama Baik Kapoldasu, Aktivis Ditangkap
WOL Photo

Diduga Pencemaran Nama Baik Kapoldasu, Aktivis Ditangkap

MEDAN, Waspada.co.id – Hati-hati dan cermati di saat menggunakan media sosial. Nanti berdampak buruk terhadap penggunanya bila berurusan dengan hukum. Seperti halnya terhadap seorang aktivis asal Kabupaten Batubara, Muhammad Yusro Hasibuan (27) ditangkap penyidik Subdit Cyber Cerime Polda Sumatera Utara, atas tuduhan pelanggaran Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, saat dikonfirmasi soal informasi penangkapan Muh Yusro Hasibuan hanya mengatakan, saya cek dulu.

“Aku cek dulu ya bang,” ujarnya singkat, Jumat (16/11).

Sementara itu informasi yang diperoleh Waspada Online, menyebutkan Yusroh Hasibuan ditangkap, Selasa (6/11) saat berada di kantor Bupati Batubara.

Setelah dilakukan pemeriksan oleh penyidik Subdit Ciber Crime, Yusro langsung dilakukan penahanan nomor: sp.Han/75/XI/2018/Ditreskrimsus dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH.

Informasi menyebutkan, kejadian bermula saat Yusro, pada 27 September 2018, mengirimkan lampiran foto aksi unjuk rasa yang dilakukan dari aliansi mahasiswa Siantar-Simalungun, menuntut tindakan refresif aparat kepolisian yang melakukan pemukulan terhadap mahasiswa di Medan bebarapa waktu lalu.

Tak lama berselang, seorang yang aktif dalam grup itu membalas sebuah komentar dan menanyakan kepada Yusro tentang lokasi dari aksi yang dilakukan mahasiswa, kemudian dijawab Yusro.

Dengan pertanyaan yang dikirim seseorang melalui WA itu, lalu Muh Yusro Hasibuan menjawab, “Siantar Simalungun. GMNI, GMKI, HMI BEM dan lain lain. Mengutuk tindakan refresif Oknum Polri. Copot Kapoldasu,” demikian komentar Yusro.

Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Poldasu, AKBP Suprayogi, yang dikonfirmasi soal penangkapan aktivis itu membenarkan. “Ya benar mas,” tukasnya.(wol/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

2 Pegawai BPK Dianiaya Saat Tinjau Proyek di Nias Utara

MEDAN, Waspada.co.id – Dua pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dianiaya lima orang saat meninjau proyek ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: