Home / Medan / Diduga Menyebarkan Hoax, Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan Didemo
WOL Photo/muhammad rizki

Diduga Menyebarkan Hoax, Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan Didemo

MEDAN, Waspada.co.id – Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Mahasiswa Peduli Transparansi dan Sejumlah Komunitas Masyarakat Kota Medan menuntut anggota DPRD Medan asal Fraksi PDI Perjuangan, Hasyim SE, mengklarifikasi penyebaran informasi hoax yang ia sebarkan di media sosial Whatsapp “Jangan Pilih Partai Pendukung Teroris.”

Dalam orasinya Koordinator Lapangan, Sofyandi Lubis, mengecam ulah Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim SE yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan seolah sengaja menyebar ujaran kebencian.

Dikatakan, atas postingan tersebut seolah-olah Hasyim menuduh ada partai yang mendukung gerakan terorisme di Indonesia. Meskipun Hasyim mengakui konten itu didapat dari facebook, lalu dia menyebarluaskannya ke group publik. Tapi tindakan Ini tentu saja diduga kuat dapat dikatagorikan menyebar hoax dan melanggar UU ITE.

“Apa yang dilakukan Hasyim ini hampir mirip dengan apa yang dilakukan oknum dosen USU yang menyebar hoax di Facebook dan telah dilakukan penahanan oleh Polda Sumut. Bedanya adalah saat ini Hasyim diperlakukan lain,” teriaknya di depan gedung DPRD Medan, Kamis (24/5).

Oleh karenanya, Kesatuan Mahasiswa Peduli Transfaransi Sumut dan Sejumlah Elemen Rakyat menyampaikan tuntutan yakni menuntut Hasyim SE agar mengklarifikasi dan mengungkap secara tegas dan jelas partai mana yang dimaksudkan sebagai pendukung teroris yang tidak boleh dipilih.

Kemudiam, jika dalam waktu 7 x 24 jam tidak dilakukan, maka dapat kami duga bahwa Hasyim SE telah menyebarkan hoax tentang terorisme dan kuat dugaan telah melanggar UU ITE. Oleh karena itu yang bersangkutan dapat diproses hukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami mendesak Ketua Umum PDIP segera mencopot Hasyim SE dari Ketua DPC PDIP Kota Medan dan Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, jika tidak dapat mempertanggung jawabkan isi sebaran tentang ‘Jangan Pilih Partai Pendukung Teroris,” teriak mereka lagi.

Massa berjanji akan turun sekali lagi jika tidak ada yang memproses pernyataan Hasyim SE. Kelompok massa juga berjanji akan melanjutkan aksi ini ke kantor DPP PDIP di Jakarta dan Mabes Polri jika dalam waktu 7 x 24 jam Hasyim SE tidak memenuhi tuntutan.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Kemkominfo Temukan Konten Hoax Beredar Pascagempa Palu

JAKARTA, Waspada.co.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menemukan sejumlah informasi palsu atau hoaks pascaterjadinya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: