Home / Fokus Redaksi / Diduga Ada ‘Main Mata’ Bawaslu Dalam Masalah Pilkada Taput
WOL Photo

Diduga Ada ‘Main Mata’ Bawaslu Dalam Masalah Pilkada Taput

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut, Syafrida R Rasahan, angkat bicara soal masalah pilkada di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Menurutnya saat ini empat pengaduan pelanggaran yang dilaporkan terhadap calon incumbent tengah dalam proses pemeriksaan berkas.

“Bukan 34 pelanggaran tetapi hanya empat pelanggaran yang diadukan ke Bawaslu Sumut mengenai Pilkada Taput,” ungkapnya saat ditemui Waspada Online, di Kantor Bawaslu Sumut, Jalan Adam Malik, Kecamatan Medan Barat, Rabu (18/7).

Syafrida menerangkan, dalam penanganan kasus Pilkada Taput telah dilaksanakan rapat dengan Sentra Gakkumdu Sumut pada Senin (9/7) kemarin.

“Saya tegaskan tidak rapat pada Rabu (11/7) dengan Gakkumdu. Rapat kami laksanakan hanya pada Senin (9/7),” tegasnya sembari menambahkan pada saat rapat tidak ada koordinator yang meninggalkan ruangan.

Syafrida mengungkapkan Bawaslu Sumut tetap memproses empat pelanggaran pada Pilkada Tapanuli Utara. Namun begitu, semuanya harus melalui tahapan-tahapan.

Informasi diperoleh Waspada Online, ada laporan dugaan pidana pemilihan berupa penggunaan fasilitas negara dan kewenangan yang dilakukan pasangan incumbent Bupati Taput sehingga menimbulkan kerugian di pihak paslon lain.

Tak hanya itu, laporan ini dibiarkan mengendap di Panwaslih Taput bersama dengan 34 laporan-laporan lainnya. Karena tidak ditangani sebagaimana mestinya oleh Panwaslih Taput, oleh Bawaslu Provinsi Sumut, kasusnya diambil alih untuk penanganan lebih lanjut.

Kemudian laporan ini sudah dilakukan pembahasan pertama di Sentra Gakkumdu Bawaslu Provsu dan semua pihak sudah sepakat bahwa kejadian tersebut merupakan pidana pemilihan.

Namun saat akan memasuki Rapat Pembahasan kedua pada Senin (9/7) dan Rabu (11/7) koordinator Sentra Gakkumdu meninggalkan rapat pembahasan, dengan alasan yang tidak jelas sehingga kesimpulan pembahasan laporan tidak bisa diputuskan sampai dengan batas terakhir pada pukul 17.00 WIB. Kuat dugaan pembahasan laporan ini sengaja didiamkan hingga batas waktu kadaluarsa.(wol/lvz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Erick Thohir Dipanggil Bawaslu, TKN Jokowi-Ma’ruf Siap Mengawal

JAKARTA – Tim Kampanye Nasional Koalisi (TKN) Jokowi-Maruf Amin siap pasang badan untuk mengawal Erick ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: