Home / Medan / Dianiaya Oknum Brimob, Sopir Simpati Ngadu ke Polisi
WOL Photo

Dianiaya Oknum Brimob, Sopir Simpati Ngadu ke Polisi

MEDAN, Waspada.co.id – Harry Kapri Lubis (30) warga Desa Palopat Pijorkoling, Kecamatan Padangsidempuan Tenggara, Kota Padangsidempuan, membuat laporan ke Polres Padangsidimpuan karena mendapat penganiayaan dari oknum Brimob bernama Raja Harahap.

Harry Kapri Lubis mengatakan dirinya bersama rekannya Rahim sedang membawa penumpang dengan mobil Simpati.

“Saat itu saya berangkat dari Siantar sekitar jam 12 malam dan di Balige karena saya ngantuk, saya gantian dengan sopir serap namanya Rahim. Kemudian saya pindah ke bangku belakang untuk istirahat,” katanya saat diwawancarai di Polsek Medan Kota, Senin (9/7).

Saat itu, sambungnya, pihaknya sedang membawa sekitar enam penumpang. “Saat itu saya tidur dengan posisi tangan dua-duanya di leher. Namun, perempuan yang ada di sebelah kanan saya langsung menjerit ketika lutut saya bersentuhan dengan lututnya. Padahal, saya tidak sengaja karena di dalam mobil kan bergoyang jalannya berliku,” ungkapnya.

Harry mengungkapkan, setelah menjerit perempuan yang tidak diketahui namanya itu langsung menghubungi abangnya yang kebetulan seorang Brimob yang tugas di Sipirok.

“Karena perempuan itu menghubungi Brimob ya saya antisipasi dan saat di Rumah Makan Aekboti, saya langsung tidak menggunakan mobil yang saya bawa. Jadi saya suruh kawan saya Rahim untuk membawa mobil simpati mengantarkan sewa. Dan saya menaiki mobil lain untuk ke Sidimpuan,” ungkapnya saat dirinya berada di loket Simpati Sitamiang, Kelurahan Sitamiang. Tak lama kemudian dirinya mendapat penganiayaan yang dilakukan oknum Brimob bernama Raja Harahap pada Rabu (4/7) sekitar pukul 11.30 WIB.

“Saya ditendang di bagian dada sebanyak tiga kali. Oknum Brimob itu menendang saya dengan sepatu PDL dan menggunakan seragam dinas Brimob. Saya lihat dia pangkat Aiptu,” ujarnya.

Mendapat perlakuan seperti itu, dirinya langsung membuat laporan ke Polres Padangsidimpuan dengan nomor laporan LP nomor: LP/236/VII/2018/SU/PSP tanggal 5 Juli 2018.

Sementara itu, Aipda Raja Harahap oknum Brimob yang tugas di Tapsel saat dihubungi melalui selularnya tidak membantah kalau dirinya telah menendang Harry.

“Cemana tidak geram bang, saya mendapat telepon dari saudara perempuan saya kalau dirinya dilecehkan saat berada di dalam mobil simpati,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Aksinya Viral di Medsos, Bajing Loncat Ditangkap Tim Pegasus

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan meringkus satu dari dua pelaku bajing loncat bernama, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: