_
Home / Medan / Curhat Pedagang Korban Investasi Bodong: 15 Tahun Simpan Uang Rp500 Juta Raib
WOL Photo

Curhat Pedagang Korban Investasi Bodong: 15 Tahun Simpan Uang Rp500 Juta Raib

MEDAN, Waspada.co.id – Puluhan pedagang di berbagai pasar di Kota Medan menjadi korban penipuan Koperasi Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Amanah Ray.

Tak tanggung-tanggung kurang lebih total uang yang dilarikan koperasi tersebut mencapai Rp 30 miliar. Rata-rata para korban sedikitnya mengalami kerugian per orang ada yang Rp 100 juta – Rp 500 juta.

Salah satunya, Nurul Amaniah, pedagang ayam potong di Pasar Sei Sikambing, Medan. Nurul mengaku percaya kepada bank (Koperasi BMT, red) tersebut karna bunga yang ditawarkan menggiurkan.

“Kami kan percaya aja, ditawari deposito di situ (BMT), kalau di bank hanya 4 persen, sementara di BMT bisa 10-11 persen”, jelas Nurul.

Nurul mengaku telah menabung selama 15 tahun di BMT, cabang Setiabudi.

“Tiap hari nabung 50ribu – 500ribu, dan itu dikutip setiap hari”, ungkapnya.

Menurut Nurul, ia memang sudah mendengar adanya gonjang-ganjing atau masalah di BMT, namun ia masih percaya. Lalu, tiba-tiba ia mendapat kabar bahwa BMT tidak beroperasi lagi.

“Tahu-tahunya… saya dikasih tahu BMT tutup, lalu saya telefon managernya tapi tidak diangkat-angkat, sementara pegawai lainnya diliburkan, selama 4 hari”, tambah Nurul

Nurul mengaku sangat kecewa dengan kinerja BMT, dan karena tak ada kabar dan kepastian hingga berhari-hari, Nurul bersama puluhan pedagang dari Pasar Petisah, Pasar Sei Sikambing, Pasar Kampung Lalang dan Pasar Delitua hingga Pajak Gambir mendatangi Polrestabes Medan guna membuat laporan penipuan, Rabu (11/9).

Diketahui, mereka (para nasabah) menjadi korban penipuan diduga koperasi bodong yang menawarkan investasi dan juga tabungan.

Sekitar Rp 30 miliar uang milik nasabah raib, diduga dilarikan oleh pemilik koperasi bernama BMT Amanah Ray. Rata-rata para korban sedikitnya mengalami kerugian per orang ada yang Rp 100 juta – Rp 500 juta.

“Saya mendesak agar jajaran kepolisian dalam hal ini Bapak Kapoldasu untuk segera bertindak cepat membentuk tim agar segera menangkap pimpinan BMT Amanah Ray untuk mempertanggungjawabkan segala tindakan kepada pedagang,'” tegasnya. (wol/lvz/data2)

Check Also

PSMS Tak Bakal Anggap Enteng Blitar United

MEDAN, Waspada.co.id – PSMS Medan akan dijamu Blitar Bandung United pada pekan ke-17 Liga 2 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.