_
Home / Medan / Bupati (Nonaktif) Labuhanbatu Divonis 7 Tahun Penjara
WOL Photo

Bupati (Nonaktif) Labuhanbatu Divonis 7 Tahun Penjara

MEDAN, Waspada.co.id – Bupati (nonaktif) Labuhanbatu, Pangonal Harahap, dijatuhi hukuman 7 tahun penjara, denda Rp250 juta subsider 2 bulan kurungan oleh majelis hakim Tipikor Medan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (4/4) siang.

Majelis hakim mengungkapkan, Pangonal bersalah menerima suap Rp42,28 miliar dan SG$ 218.000 dari pengusaha Effendi Syahputra alias Asiong, yang juga sudah divonis 3 tahun penjara pada sidang sebelumnya.

Selain tuntutan pidana, Pangonal juga dikenakan hukuman pengganti sebesar Rp42,28 miliar. Jika tidak dibayar dan harta bendanya tidak mencukupi untuk menutupi kerugian negara, maka diganti dengan satu tahun penjara.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama dan berkelanjutan hingga menghukum terdakwa Pangonal Harahap dengan hukuman 7 tahun penjara denda Rp250 juta subsider dua bulan kurungan,” ujar Erwan Effendi selaku Ketua Majelis Hakim.

Diketahui, vonis ini lebih ringan 1 tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menuntut Pangonal hukuman 8 tahun penjara.

Penuntut umum KPK menjerat Pangonal dengan Pasal 12 huruf a UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Usai persidangan, Pangonal Harahap saat ditemui wartawan menolak berkomentar. Ia hanya mengarahkan wartawan bertanya kepada tim kuasa hukumnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum KPK, Dody Sukmono, masih akan menunggu dulu hasil Salinan Putusan majelis hakim sebelum memberikan keputusan.

“Kitakan masih pikir-pikir, kalau mereka sudah terima ya itu hak mereka,” pungkasnya.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Pemprovsu Segera Implementasikan Pendidikan Anti-Korupsi

MEDAN, Waspada.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) segera mengimplementasikan pendidikan anti-korupsi di sekolah-sekolah di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: