_
Home / Medan / Bos Diskotik LG “Gol”
Tersangka penganiayaan, Lisam dan Lienawati, saat mau menjalani pemeriksaan digelandang petugas.(WOL Photo)

Bos Diskotik LG “Gol”

MEDAN, Waspada.co.id – Pemilik Diskotek Lee Garden (LG) yang terletak di Jalan Nibung Raya, Medan Petisah, diringkus petugas Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, Kamis (2/5).

Adapun kedua tersangka diamankan yakni, Lisam (48) warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, ditangkap karena melakukan penganiayaan terhadap korban atas nama Ramly Hati dan Gunawan. Selain Lisam, petugas juga mengamankan Kakaknya, Lienawati (51) warga Jalan Timur Baru II, Kecamatan Medan Timur.

“Keduanya diamankan atas kasus penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama,” ujar Kasubnit 1 Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, Ipda Toto Hartono, malam ini.

Kasus penganiayaan antara pelaku dan korban yang masih berstatus saudara kandung ini, lanjut dikatakannya, terjadi, Minggu (7/4) siang.

Saat itu korban Ramly Hati bersama dengan Gunawan dan suaminya Darwan Muktar datang ke rumah almarhumah ibunya di Jalan Gatot Subroto, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, untuk sembahyang.

Setibanya di rumah tersebut, korban bertemu dengan tersangka Lisam dan Lienawati. Selanjutnya mereka yang melakukan ritual dan sembahyang di lantai 3 rumah almarhumah ibunya itu. Usai sembahyang, korban pun naik ke lantai 4 yang mana saat itu kedua tersangka berada di tangga lantai 4 menuju lantai 5.

Saat itu korban sedang ngobrol dengan sopir alm ibu korban, Rizal. Di situ korban mengatakan ‘Zal, Kalau nanti kakak sembahyang tolong dibukakan pintu. Kakak mau sembahyang. Jangan ada instruksi kalau saya tidak boleh masuk, inikan masih rumah orangtua. Spontan Rizal menjawabnya. ‘Iya kak.’

Mendengar itu, tiba-tiba tersangka Lisam langsung menyahut dengan mengatakan ‘terserah sayalah, sayakan yang kasih gaji Rizal. Dia kan ikut instruksi saya’. Tak terima dengan perkataan tersangka, korban pun membalasnya dengan mengatakan ‘jangan begitu, kalau untuk bayar gaji Rizal saya pun masih sanggup’.

Perkelahian pun tak terhindarkan hingga membuat Gunawan dan Darwan Muktar yang awalnya berada di lantai 3 langsung naik ke lantai 4 untuk mencari tahu keributan itu. Tiba-tiba saja tersangka Lienawati langsung mengehentakkan kedua tangannya ke arah dada Gunawan dan korban pun berusaha memisahkan keduanya.

Selanjutnya, korban pergi menjauh dari tersangka dan pergi ke arah belakang Gunawan. Namun, tersangka terus mendatangi korban dan langsung mendorong tubuh korban lalu meludahinya. Bukan hanya itu saja, tersangka nekat menghantukkan kepalanya ke kepala korban serta mencakar tangannya.

Belum berhenti sampai di situ, tersangka Lisam bukan melerainya malah mengatakan ‘biar mereka berantam satu lawan satu’ sembari tersangka Lisam menarik dan menahan Gunawan dengan cara menarik dengan memiting leher sambil mencakarnya.

Akibat penganiayaan ini, korban Ramly Hati mengalami luka lecet pada mata sebelah kanan serta bengkak pada mata kanan dan luka lecet pada tangan kanan mulai dari bahu melewati lipatan siku hingga sepertiga atas lengan bawah dengan luka berwarna merah.

Sedangkan korban Gunawan mengalami luka lecet pada tangan kanan mulai dari bahu melewati lipatan siku hingga sepertiga atas lengan bawah dengan luka kemerahan. Atas kejadian ini korban membuat laporan ke Polrestabes Medan.

Mendapatkan laporan tersebut pihaknya kemudian memeriksa saksi-saksi dan hasil visum. Setelah cukup bukti, petugas lalu melakukan terhadap kedua tersangka.

Keduanya dikenakan dengan Pasal 170 Jo Pasal 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Keduanya sudah ditahan dan akan diproses lebih lanjut,” pungkas Toto.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

DPRD: Kapolres Belawan Harus Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Budenk

MEDAN, Waspada.co.id – Pasca beredarnya pemberitaan Pemimpin Redaksi Harian Posmetro Medan, menjadi korban penganiayaan oleh ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.