_
Home / Fokus Redaksi / BNNP Tembak 3 Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Lapas Tj Gusta
WOL Photo/LIhavez

BNNP Tembak 3 Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Lapas Tj Gusta

MEDAN, Waspada.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara mengungkap peredaran narkoba jaringan internasional yang dikendalikan dari dalam Lapas Tanjung Gusta Medan.

Dalam pengungkapan itu, petugas mengamankan lima tersangka dengan barang bukti narkoba sabu seberat 8,2 kg, ekstasi sebanyak 1.900 butir, dan pil happy five sebanyak 330 butir.

Adapun ke lima tersangka yang diamankan bernama Iyan, Zulham, Sangkot, Bantut, dan Khairul Arifin Hasibuan alias Dedek.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Atrial, Jumat (26/4), mengatakan pengungkapan peredaran narkoba jaringan narkoba internasional berawal dari laporan adanya napi di Lapas Tanjung Gusta mengendalikan narkoba.

Selanjutnya, dari laporan yang diterima petugas melakukan penyelidikan berhasil mengamankan tersangka atas nama Iyan (30) di Jalan Lintas Sumatera, Desa Padang Halaban, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu Utara, dengan barang bukti sabu seberat 3 kg.

Dalam pemeriksaan tersangka mengaku disuruh Sandi (DPO) untuk mengantarkan barang bukti kepada Bantut.

“Dari pengakuan itu, petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Bantut bersama dua tersangka bernama Zulham dan Sangkot yang berperan sebagai kurir di daerah Kota Tanjungbalai,” ujarnya didampingi Kabid Berantas BNNP Sumut, AKBP Agus Halimuddin.

Atrial menuturkan, dalam penangkapan terhadap tersangka Bantut disita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 5602,6 gram, pil ekstasi sebanyak 1.900 butir, dan pil happy five sebanyak 330 butir.

Tak sampai di situ, Atrial menambahkan setelah para kurir ditangkap personil BNNP Sumut melakukan pengembangan dengan mengamankan tersangka Khairul Arifin Hasibuan alias Dedek napi Lapas Tanjung Gusta Medan yang berpesan sebagai pengendali peredaran narkoba jaringan internasional tersebut.

“Dalam pengungkapan peredaran narkoba, ketiga kurir bernama Iyan, Zulham, dan Sangkot, terpaksa ditembak pada bagian kaki karena berusaha melakukan perlawanan saat ditangkap,” tegasnya.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka dikenakan pasal tentang narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Kapoldasu Nyatakan Perang Peredaran Narkoba

MEDAN, Waspada.co.id – Keberhasilan Polda Sumut amankan 50 kg sabu, dan masifnya peredaran narkoba di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.