Breaking News
Home / Medan / BNNP Sumut Musnahkan 16.992 Butir Pil Ekstasi
WOL Photo/Lihavez
WOL Photo/Lihavez

BNNP Sumut Musnahkan 16.992 Butir Pil Ekstasi

MEDAN, WOL – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP) Sumut memusnahkan barang bukti narkotika jenis pil ekstasi yang berjumlah 16.992 butir, di Kantor BNNP Jalan Willem Iskandar Desa Medan Estate, Percut Seituan, Deliserdang, Kamis (7/9) siang.

Pemusnahan dipimpin langsung Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Andi Loedianto, yang diwakili Plt Kabid Pemberantasan Narkoba, Kompol Sanggam Nainggolan, dan Kabid Rehab, AKBP Magdalena Boru Sirait.

Selain itu turut hadir untuk menyaksikan pemusnahan tersebut diantaranya dari JPU Kejatisu, petugas Labfor Cabang Medan, tersangka ratu ekstasi bernama Lenny (39).

Kompol Sanggam Nainggolan, menjelaskan pemusnahan ini dilakukan karena Lenny sudah menjalani tahap persidangan. Dan tinggal menunggu vonis hukuman dari Majelis Hakim.

“Saat ini Lenny sudah dikirim ke Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan dan sudah beberapa kali mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Hingga kini terdakwa tinggal menunggu vonis hukuman dari Majelis Hakim,” ungkapnya.

Sebelumnya, BNNP Sumut meringkus “Ratu Ekstasi” berinisial Le (39) warga asal Jalan Dr Wahidin 9 Pematangsiantar, yang kini tinggal di kos elite Jalan Candi Kalasan Medan Petisah, parkiran basement Center Point Mall Jalan Jawa Medan Timur belum lama ini.

Dari tersangka yang berstatus janda dan mantan resedivis itu turut disita barang-bukti ekstasi sebanyak 16.992 butir. Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Drs Andi Loedianto, menuturkan Lenny ditangkap terjadi Rabu (2/8) sekira pukul 16.30 WIB.

“Sebelumnya pada Rabu siang kita mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya gudang penyimpanan narkotika di kos elite lantai 3 Jalan Candi Kalasan. Selanjutnya petugas kita melakukan penyelidikan serta pengintaian di lokasi dimaksud. Namun Target Operasi (TO) yang identitasnya serta wajahnya sudah diketahui itu tidak berada di lokasi,” ujarnya.

Rabu sore sambung Kepala BNNP Sumut, pihaknya mendapat informasi TO akan melakukan transaksi dengan pembelinya di Center Point Mall. Petugas kemudian mengikuti tersangka hingga ke lokasi yang dimaksud dan mengawasi gerak-gerik Le. Setelah diamati beberapa saat, tersangka tidak ada bertemu dengan seseorang.

“Tersangka kemudian menuju mobil Toyota Avanza warna putih miliknya yang parkir di basement dan berencana meninggalkan lokasi. Anggota kita yang tak ingin kehilangan jejak Le, saat itu juga meringkus tersangka yang sudah masuk ke dalam mobil. Ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan bungkusan plastik warna putih berisi 2.000 butir pil ekstasi berlogo Hello Kitty warna merah muda,” terangnya.

Lanjut Andi, petugas kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah kamar kos tersangka disaksikan  pemilik kos serta aparat setempat. Alhasil, petugas kembali menemukan barang-bukti tiga bungkus plastik besar warna putih, tiap bungkusnya diperkirakan berisi 5.000 butir pil ekstasi. Tersangka berikut barang bukti diboyong ke Mako BNN guna menjalani pemeriksaan intensif.

“Setelah dihitung, seluruh barang bukti berjumlah 16.992 butir pil ekstasi. Selain ekstasi, turut disita mobil, STNK, empat HP, satu buku rekening, token, timbangan elektrik, SIM A, NPWP, laptop, dua  ATM dan uang Rp132 ribu milik tersangka,” ucapnya.

Ditambahkan, dari hasil interogasi, tersangka yang pernah ditangkap di Siantar karena terlibat kasus sabu dan dipenjara selama satu tahun itu mengaku dikendalikan mantan suaminya berinisial EH yang merupakan narapidana hukuman seumur hidup kasus narkotika yang kini berada di LP Tanjung Gusta Medan. Le yang baru tiga bulan bebas dari penjara itu juga mengaku 3.000 butir ekstasi belum lama ini sudah dijualnya kepada seseorang.(wol/lvz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo/ Ega Ibra

Ternyata Pil PCC Dikonsumsi Untuk Korban Perang

MEDAN, WOL – Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih, mengungkapkan Pil Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC) ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.