_
Home / Medan / BNNP Ringkus Pegawai Lapas Banda Aceh Miliki 1 Ons Sabu dan 30 Ekstasi
WOL Photo/lihavez

BNNP Ringkus Pegawai Lapas Banda Aceh Miliki 1 Ons Sabu dan 30 Ekstasi

MEDAN, WOL – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut meringkus empat tersangka pengedar narkotika jaringan Medan-Aceh, di dua lokasi yang berbeda.

Informasi yang diperoleh Waspada Online dari Kantor BNNP Sumut, Jumat (17/3), keempat tersangka berinisial ZA (30) warga Jalan Bandeng Ujung Kelurahan Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh yang berprofesi sebagai oknum Pegawai Lapas Kelas II Banda Aceh, IS (36) warga Jalan Gampong Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

Kemudian IL (33) warga Desa Mesjid Baru, Kecamatan Samalaga, Bireun dan RM (26) warga Desa Gompong Putoh, Kecamatan Samalanga, Bireun.

Dari tangan tersangka petugas BNN menyita barang-bukti berupa 100 gram (1 ons) sabu dan 30 butir pil ekstasi warna coklat berbentuk bintang.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Andi Loedianto penangkapan terhadap para tersangka terjadi pada Rabu (15/3) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Rabu siang petugas kita menangkap 2 tersangka berinisial ZA yang merupakan oknum Pegawai Lapas Kelas II Banda Aceh dan IS, dimana sebelumnya anggota melakukan under cover di seputaran Jalan Bangun Gang Warga Dusun IV, Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang,” ungkapnya didampingi Kabid Pemberantasan BNNP Sumut, AKBP Agus Halimuddin.

Selanjutnya, sambung Brigjen Andi, petugas melakukan pengembangan dan berhasil meringkus 2 tersangka lainnya berinisal IL dan RM, di Jalan Amal Medan.

“Jadi ada hal yang lucu, jika dari Aceh yang pertama kali kita tangkap itu membawa sabu. Namun saat ditangkap, tersangka membawa ekstasi. Sementara yang kedua seharusnya membawa ekstasi, saat ditangkap membawa sabu. Jadi memang dari sana dibawa mereka, namun pada saat ditangkap jadi berbeda,” terangnya.

Andi menuturkan, para tersangka merupakan satu kelompok yang merupakan dari Aceh yang datang ke Kota Medan.

“Barang-bukti yang kita amankan dari tangan tersangka totalnya mencapai 100 gram sabu dan 30 butir pil ekstasi. Ini akan kita dalami, karena masih banyak informasi yang dikembangkan dan kita juga sudah berkoordinasi dengan BNNP Aceh,” ucapnya.

Disinggung apakah ada indikasi keterlibatan pegawai Lapas Aceh, Jenderal bintang satu ini membenarkan hal itu.

“ZA merupakan oknum Lapas di sana, dan dialah yang membawa sabu tersebut dari Aceh ke Medan,” ujar Andi sembari mengaku jika pil ekstasi tersebut berasal dari luar negeri.

“Saya belum pernah melihat bentuk ekstasi seperti ini. Kemungkinan ekstasi tersebut berasal dari luar negeri yang dipasok ke Indonesia. Kasus ini masih kita dalami guna mengungkap jaringannya yang lain,” pungkasnya.(wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Grab Perkenalkan Fitur Keselamatan dan Edukasi Mitra Pengemudi

MEDAN, Waspada.co.id – Perwakilan Grab Indonesia melakukan kunjungan silaturahim ke Redaksi Waspada Online di Gedung ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.