Breaking News
Home / Fokus Redaksi / BMKG: Waspada Air Sungai Meluap dan Longsor
WOL Photo
WOL Photo

BMKG: Waspada Air Sungai Meluap dan Longsor

MEDAN, WOL – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Medan, mengimbau kepada masyarakat khususnya yang bermukim di bantaran sungai agar mewaspadai meluapnya air.

Hal ini berdasarkan hujan dengan intensitas tinggi dan waktu keberlangsungan yang cukup lama mengguyur Kota Medan dan sekitarnya sejak pagi tadi.

Coacaster BBMKG Wilayah I Medan, Enda Paramita, menjelaskan cuaca yang terjadi saat ini sedang mengalami gangguan sehingga memicu pertumbuhan awan konvektif yang akan menyebabkan hujan.

“Saat ini, cuaca memang ada beberapa gangguan yang mempengaruhi khususnya wilayah Medan dan sekitarnya. Jadi gangguan tersebut memicu tumbuhnya awan-awan konvektif yang menyebabkan hujan,” ungkapnya kepada Waspada Online, Selasa (19/9).

Perlu kita ketahui, adapun awan konvektif yang sedang tumbuh pada saat ini jenis awan Cumulonimbus (Cb). Awan besar menjulang tinggi, sebagai hujan yang disertai angin kencang dan petir. Dasar awan antara 100-600 meter, puncak ketinggiannya 15 kilometer (Tropopause). Dalam awan Cb dapat terjadi batu es (hail), guruh, kilat/petir, hujan deras, dan angin ribut.

Lebih lanjut dijelaskan, dengan gangguan cuaca tersebut, tinggi gelombang di Selat Malaka bagian utara seperti Banda Aceh (Sabang) dan Barat Aceh, mencapai 1,25-2,5 meter.

“Tinggi gelombang 1,25 sampai 2,5 meter di Sabang Banda aceh dan Barat aceh ini dipicu juga dengan adanya gangguan tadi,” ujarnya.

Tambahnya, dia juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mewaspadai di setiap waktu mengingat hujan yang terjadi terus menerus dalam beberapa hari belakangan ini.

“Karena hujan sudah dari beberapa hari ini sebelumnya, kami mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran sungai, waspada terjadinya luapan air dan daerah dataran tinggi terjadinya longsor, serta daerah perkotaan dengan genangan-genangan air,” tukasnya.(wol/mrz/iam)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Yusrizal alias Rizal (37) dan istri Nova Devianti Br Tarigan berfoto dengan almarhumah Putri Meutia (20 bulan) semasa hidupnya. (WOL Photo/Gacok)

Sopir Truk ‘Maut’ Dinas PU Tewaskan Mutia Tidak Ditahan

MEDAN, WOL – Sopir truk Dinas PU Medan, menabrak pengendara sepeda motor, satu kritis dan ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.