Home / Fokus Redaksi / Bawaslu Sumut Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA
WOL Photo/Ist

Bawaslu Sumut Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

MEDAN, WOL – Bawaslu Sumut menggelar “Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA, di Lapangan Istana Maimun, Jalan Brigjen Katamso, Rabu (14/2).

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sumut, Kajati, Ketua KPU Sumut, Ketua Bawaslu Sumut, FKUB, PHDI, kedua pasangan calon Gubernur Sumut, para pimpinan Parpol, tim sukses, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, menekankan semua yang hadir di tempat ini harus memiliki niat, tekad dan komitmen yang sama dalam rangka menyukseskan Pilkada Sumut yang aman, damai, dan lancar. Tahapan rapat pleno penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut pasangan calon pada tanggal 12-13 Februari 2018 telah berlangsung dengan baik dan dalam keadaan kondusif.

IMG-20180214-WA0194“Pada tanggal 15 Februari 2018 hingga 23 Juni 2018 adalah masa kampanye. Dalam masa inilah dikhawatirkan akan terjadi kecurangan,” ujar Paulus.

Jenderal Bintang Dua tersebut menuturkan, dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2018, Polda Sumut telah menggelar Operasi Mantap Praja Toba 2018, membentuk Satgas Nusantara dan berkomitmen untuk memegang teguh prinsip netralitas dan independen.

“Saya berharap dengan diadakannya acara ini, para Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur dapat mengimplementasikan deklarasi yang dilaksanakan dengan komitmen yang tinggi dan penuh rasa tanggung jawab,” tutur Paulus.

Kapoldasu juga mengimbau masyarakat agar dapat berpartisipasi aktif untuk menggunakan hak pilihnya dengan cerdas, serta menentukan pilihan berdasarkan program kerja paslon dan bukan karena politik uang ataupun isu SARA.

“Diminta para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, akademisi, media massa, dan seluruh elemen masyarakat dapat menciptakan keteduhan di masyarakat, memberikan pencerahan untuk berani melawan hoax yang dapat menimbulkan konflik dan memecah belah masyarakat, serta menolak politik uang dalam Pilkada serentak ini,” tegas Paulus.

Gubernut Sumut, T Erry Nuradi, mengajak untuk bersama tingkatkan sinergitas dalam memberantas politik uang dan politisasi SARA. Erry bilang, Pemprov Sumut berharap seluruh penyelenggara dapat bersikap netral, bersih dan penuh rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya untuk kesuksesan dan kelancaran Pilkada Serentak 2018.(wol/roy/data1)

Editor: AGUS UTAMA

Check Also

Lepas Kloter 09 Embarkasi Medan, Amran : Calhaj Doakan Indonesia Damai

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Bupati Kabupaten Simalungun, Ir Amran Sinaga, melepas keberangkatan jemaah calon haji ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: