Home / Fokus Redaksi / Bawaslu Selidiki Keterlibatan ASN Deklarasi Relawan Prabowo – Sandiaga
WOL Photo

Bawaslu Selidiki Keterlibatan ASN Deklarasi Relawan Prabowo – Sandiaga

MEDAN, Waspada.co.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu Sumatera Utara akan menyelidiki dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat acara deklarasi relawan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, di salah satu hotel di Kota Medan.

Anggota Bawaslu Sumut, Hendri Sitinjak, mengatakan pengawas kegiatan pemilihan umum dan pemilihan Presiden akan menghimpun sejumlah informasi mengenai dugaan keterlibatan ASN Pemerintahan Provinsi Sumut saat menghadiri acara deklarasi relawan Prabowo – Sandiaga yang dipimpin mantan Panglima TNI Djoko Santoso, Senin (10/9) malam.

Hendrik mengaku mendengar informasi tersebut namun belum memiliki bukti apakah kehadiran Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Provinsi Sumut, AKBP (Purn) Suriadi Bahar, ke acara relawan calon presiden mendapat persetujuan Gubernur Sumut sebagai atasan Suriadi.

“Nanti kami akan kumpulkan informasi dan bukti apakah yang bersangkutan datang ke acara relawan partai memang ditugaskan resmi gubenur dan melalui permintaan resmi panitia acara pengukuhan relawan atau tidak kepada gubernur,” katanya, Selasa (11/9).

Sesuai undang – undang, kata Hendrik, ASN dilarang melakukan kegiatan yang menguntungkan maupun merugikan calon kepala daerah atau calon presiden.

“Ini berlaku untuk semua ASN. Tidak boleh melakukan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan capres dan cawapres kedua pasang,” kata Hendrik. Bawaslu Sumut, sambungnya akan menyelidiki kehadiran Suriadi di acara relawan Prabowo – Sandiaga Uno.

Sebelumnya beredar foto-foto pengukuhan relawan Prabowo – Sandiaga Uno atau Relawan Praga di salah satu hotel di Medan, Senin malam 10 September 2018 dihadiri Jenderal Djoko Santoso dan Ratna Sarumpaet. Dalam foto itu tampak politisi Gerindra Gus Irawan Pasaribu dan Kepala Badan Kesbangpol Linmas Sumut, AKBP (Purn) Suriadi Bahar mendampingi Djoko Santoso dan Ratna Sarumpaet.

Kepala Ombudsman Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, mengatakan pihaknya ingin memastikan ASN tidak dimanfaatkan dalam kegiatan Pemilu atau Pilpres.

“Ombudsman berkepentingan memastikan penyelenggara pemerintahan dan penyelenggara Pemilu menjalankan fungsi yang seharusnya,” ungkapnya.

Jika Suriadi Bahar mengaku ditugaskan gubernur memberi kata sambutan di acara relawan capres, maka dia tidak boleh melebihi tugas yang diberikan gubernur. Nanti kami akan cek apakah Suriadi Bahar memang hadir karena penugasan gubernur atau seperti apa sebenarnya. Jika benar ditugaskan gubernur dan berlaku melebihi penugasan tersebut, maka itu pelanggaran,” ujar Siregar.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Linmas Sumut, Suriadi Bahar hingga berita ini ditulis tidak menjawab pesan whatsapp yang dikirim menanyakan kehadiran dirinya di acara pengukuhan relawan calon presiden atas penugasan resmi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.(wol/lvz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

M Taufik soal Pengganti Sandiaga: Sabar Dong PKS…

JAKARTA, Waspada.co.id – Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik tidak sependapat dengan klaim Partai ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: