Home / Medan / Bangunan Rumah Kos Tak Berizin Dibongkar
WOL Photo

Bangunan Rumah Kos Tak Berizin Dibongkar

MEDAN, Waspada.co.id – Meski Pemerintah Kota Medan saat ini gencar menegakkan peraturan daerah, tapi tampaknya tak membuat para pemilik bangunan jera. Hal tersebut terlihat masih banyaknya rumah toko (ruko), perumahan maupun kos-kosan yang tidak mengantongi Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB). Untuk itu, Pemko Medan terus menertibkan bangunan yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan.

Seperti halnya bangunan III lantai yang berada di Jalan Pembangunan Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru, Senin (25/3).

Ruko yang masih dalam tahap pembangunan ini nantinya akan diperuntukkan sebagai kos-kosan. Sebelumnya tim terpadu sudah mengirimkan surat pemberitahuan untuk dapat melengkapi izin, namun pemilik bangunan tidak juga menghiraukan surat pemberitahuan tersebut.

Penertiban yang dipimpin langsung Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Medan, M Sofyan, terdiri dari 2 orang Bintara Pembina Desa (Babinsa), 4 orang dari Dinas Tata Kota Medan, dan Satpol PP 6 orang. Namun sesampainya tim gabungan, mandor bahkan pemilik bangunan tersebut tidak di tempat.

Setelah menanti kurang lebih 1 jam, Kasatpol PP Kota Medan, memberi komando untuk merobohkan bangunan 3 lantai tersebut. Pasalnya, selama kurang lebih 1 jam, tim terpadu menantikan mandor namun tak kunjung datang. “Sudah terlalu lama kita menanti di sini, sudah langsung robohkan saja,” ujar Kasatpol PP Kota Medan.

Selanjutnya Sofyan, menyebutkan menurut peraturan pemilik bangunan harus mengantongi dulu SIMB baru melaksanakan pembangunan. Kenyataannya seperti yang saat ini terjadi, pemilik malah membangun dulu baru mengurus izin.

“Beberapa bangunan yang ada di Kota Medan seharusnya memiliki IMB dulu baru membangun bangunan tersebut tetapi kenyataannya yang terjadi saat ini adalah mereka malah membangun bangunan itu baru mengurus IMB-nya,” kata Kasatpol PP Kota Medan.

Lebih lanjut Sofyan menjelaskan, hal ini dilakukan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan. Karena penertiban bangunan ini merupakan salah satu dari retribusi pengurusan SIMB, jika banyak pendirian bangunan tanpa izin dikhawatirkan target pendapat dari sektor itu tidak tercapai.

“Dengan menertibkan bangunan tanpa IMB ini dapat menambah PAD Kota Medan karena retribusi pengurusan IMB ini salah satu bagian dari PAD Kota Medan,” jelas Sofyan.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Pajak Kendaraan Bermotor Dihapuskan, Memang Mau Kehilangan Pendapatan Miliaran?

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berjanji akan memperjuangkan RUU Penghapusan Pajak Sepeda Motor jika ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: