_
Home / Medan / Ayah Durjana Setubuhi Putri Kandung Usia 13 Tahun
WOL Photo/Gacok

Ayah Durjana Setubuhi Putri Kandung Usia 13 Tahun

MEDAN, WOL – Gara-gara tidak bisa melampiaskan nafsu kepada istri pertama dan kedua, ayah durjana cabuli putri bungsunya Bunga (bukan nama sebenarnya) berusia 13 tahun di rumahnya Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

“Kok begini nasib kami, mantan suamiku tega-teganya mencabuli putri bungsu kami yang kini pelajar SMP ternama di Marelan,” kata Ibu kandung korban kepada Waspada Online, Senin (28/9).

Menurut ibu kandung korban yang enggan disebut namanya, mengatakan mantan suaminya inisial R (50) selama ini kami harmonis dan ingin berpenghasilan lumayan, dia minta izin untuk bekerja di negeri orang (Malaysia) dengan meninggalkan istri dan tiga anak perempuannya.

Selama bekerja di Malaysia dia tidak bertanggungjawab selaku suami dan malahan dia kawin lagi dan dikaruniai seorang anak.

Dengan kepergian itu, sang istri banting tulang dengan berjualan kecil-kecilan asalkan tiga putrinya bisa hidup dan bersekolah.

Lima tahun kemudian, dia pulang tanpa membawa uang dan terpaksa jual rokok secara eceran sasarannya supir bus.

Selama di Medan, kami tidak seranjang lagi dan juga anak-anak sudah tidak suka kepada bapaknya yang tidak bertanggungjawab dan menelantarkan istri dan tiga anaknya yang masih kecil-kecil.

Sabtu dinihari lalu, putri bungsunya sedang pergi ke kamar mandi untuk kencing. Ketika masuk kamar mandi langsung dipeluk bapaknya dari belakang dengan ancaman jangan menjerit.

Takut terjadi tak diingkan, putri bungsunya pasrah melihat tingkah laku bapak kandungnya. Dengan tergesa-gesa bapaknya membuka celana korban hingga bugil lalu disorongnya ke dekat lemari dan terus ditidurkan di tempat tidur.

Setelah puas melepaskan nafsu bejatnya, bapak durjana mengiming-iming putrinya hendak membelikan handphone seken seharga Rp50.000.-

Dengan perbuatan itu, sang ibu curiga dan ketika ditanya putrinya terlihat tidak mengakui atas tingkah laku bapaknya.

Selanjutnya kedua kakaknya yang bekerja juga membujuk adiknya dan akhir mengakui. “Bapak satu kali mengapaiku dan kejadian pada Sabtu dinihari di saat hendak kencing di kamar mandi,” ungkap Bunga menceritakan hal itu kepada ibu dan kedua kakaknya.

Mendengar ucapan Bunga, ibu bersama kedua kakaknya menyarankan membuat pengaduan di Mapolsek Medan Sunggal.(wol/gacok/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Selama Lebaran, Permintaan Avtur di Sumbagut Menurun

MEDAN, Waspada.co.id – Selama periode lebaran 1 Mei hingga 18 Juni 2019 permintaan atau konsumsi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: