Breaking News
Home / Fokus Redaksi / Anggota Polair Sergai Terlibat Sindikat Narkoba Terancam Hukuman Berat
WOL Photo/Ega Ibra
WOL Photo/Ega Ibra

Anggota Polair Sergai Terlibat Sindikat Narkoba Terancam Hukuman Berat

MEDAN, WOL – Aiptu Suheryanto, anggota Satpolair Polres Serdang Bedagai, terancam dicopot dari jabatannya secara tidak hormat dan juga akan mendapatkan hukuman yang paling berat, karena bekerjasama dengan gembong narkoba jaringan internasional.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap Aiptu Suheryanto berperan sebagai pengendali di lapangan dalam peredaran 44 Kg sabu yang ditangkap BNN dan Polda Sumut di Kabupaten Serdang Begadai,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Senin (17/7).

Selain itu, Aiptu Suheryanto sudah enam bulan menjalin hubungan dengan mafia narkoba. Di mana anggota Polres Sergai yang bertugas menjaga perairan Pantai Cermin turut membantu para mafia memasukkan narkoba dari Malaysia melalui jalur laut.

“Saat ini kasusnya masih dikembangan. Untuk anggota Polri yang ditangkap masih dalam pemeriksaan,” tutur juru bicara Polda Sumut.

Dalam kasus pengungkapan 44 Kg sabu yang diamankan tim gabungan dari BNN dan Polda Sumut di kawasan Perbaungan, Serdang Bedagai turut ditangkap 10 tersangka.

Dalam penangkapan terhadap 10 tersangka, dua diantaranya terpaksa ditembak mati karena mencoba melawan petugas saat ditangkap.

Adapun identitas para tersangka yang diamankan, yakni Bambang Julianto ditembak mati berperan sebagai bandar serta penyedia narkoba, Aiptu Suheryanto anggota Polri Satpolair Polres Serdang Bedagai berperan sebagai pengendali di lapangan, Moh Syafii alias Panjul alias Boy ditembak mati berperan membawa barang dari Malaysia.

Selanjutnya, Samsul Bahri, Sahidul Saragih, Heri Agus Marzuki, Rovvi Syahriandi, Eddy Sahputra Sirait, Ayaradi, perannya sebagai pembawa barang atau kurir dari Malaysia, dan Untung sebagai ceker.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, bersama Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, menuturkan sekira pukul 06.30 WIB, di SPBU 14205156 Pasar Bengkel, Kelurahan Perbaungan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, tim gabungan dari Polda Sumut dan BNN mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi narkoba dengan jumlah besar.

Kemudian dari hasil pengembangan petugas berhasil mengamankan tiga orang tersangka yang tengah bertransaksi narkoba dengan barang bukti 44 Kg sabu. Dari pemeriksaan terhadap Bambang Julianto, Aiptu Suheryanto dan Moh Syafii, petugas kembali mengamankan tujuh tersangka lainnya.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo/Ilham

Ratusan Massa FSPMI Demo Kantor Gubsu

MEDAN, WOL – Ratusan massa aksi yang mengatasnamankan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) unjuk ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.