Home / Medan / Agar Sama Seperti Ragunan, KBM Butuh Dana Rp10 miliar
WOL Photo

Agar Sama Seperti Ragunan, KBM Butuh Dana Rp10 miliar

MEDAN, WOL – Ketua Komisi C DPRD Medan, Hendra DS, menilai minimnya infrastruktur menjadi persoalan utama yang diungkapkan Dirut PD Pembangunan Kota Medan, Putrama Alkhairi, saat menerima kunker Komisi C DPRD Medan, Senin (12/3).

Di hadapan rombongan Komisi C, Putrama menyebutkan setidaknya butuh bantuan alokasi anggaran sebesar Rp10 miliar untuk bisa menjadikan Kebun Binatang Medan (KBM) seperti objek wisata Ragunan Jakarta atau Kebun Binatang Surabaya.

Dengan bantuan anggaran tersebut, pihaknya telah menyiapkan konsep terhadap taman marga satwa/kebun binatang (Medan Zoo) sebagai kawasan terpadu. Artinya melalui pembangunan kawasan terpadu di areal kebun binatang tersebut, masyarakat yang berkunjung tidak hanya ditawarkan lokasi hiburan, namun juga tempat bersantai sekaligus melihat beraneka ragam hewan atau binatang di dalamnya areal seluas 30 hektar tersebut.

“Dengan kontur lahan yang kami miliki ini, diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi pihak ketiga untuk terlibat dalam mewujudkan lokasi ideal dari kawasan terpadu itu,” katanya.

Menyahuti itu, Ketua Komisi C DPRD Medan, Hendra DS, mendukung Pemko Medan untuk melakukan penyertaan modal ke PD Pembangunan khususnya dalam upaya menjadikan Medan Zoo sebagai objek wisata di Medan. “Kita, prinsipnya akan mendorong Pemko Medan untuk melakukan penyertaan modal ke PD Pembangunan ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, politisi Hanura itu juga mendorong PD Pembangunan untuk melakukan kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Medan melalui kerja sama wisata edukasi.

“Diharapkan dengan memperbanyak promosi ke instansi terkait dan dunia pendidikan. Sehingga pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dapat mendukung sosialisasi sekaligus menambah pengetahuan bagi pihak sekolah,” katanya.

Senada dengan Hendra DS anggota Komisi C DPRD Medan lainnya, Kuat Surbakti, mengatakan pihak PD Pembangunan harus melakukan kajian dan memiliki strategi khusus dalam membenahi kebun binatang ini. Sehingga dapat menarik minat pengunjung. Bertambahnya jumlah pengunjung dipastikan akan menambah penerimaan dari penghasilan.

Kuat menambahkan, dalam rangka peningkatan jumlah pengunjung dapat juga didirikan rumah souvenir oleh-oleh khas UKM Kota Medan. Bahkan dapat menambah koleksi miniatur binatang, serta mendirikan pusat jajanan dan selera (pujasera).

“Kita harapkan pengelolaan dapat dilakukan maksimal dan professional,” harapnya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

DPRD Minta Kontes Pemilihan Ka.Pasar Inpres Kuala Bekala Dihentikan

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Komisi C DPRD Kota Medan, Hendra DS, secara tegas meminta PD ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: