Breaking News
Home / Fokus Redaksi / Abang Meninggal Dunia, Brigjen Arman Depari Minta Maaf
foto: Antara
foto: Antara

Abang Meninggal Dunia, Brigjen Arman Depari Minta Maaf

MEDAN, WOL – Pascakasus siswi SMA, Sonya Depari yang bersiteru dengan personel Satlantas Polresta Medan, Ipda Perida Panjaitan, sembari mengaku anak jenderal saat dirazia usai UN dengan mengendarai mobil Honda Brio, Rabu (6/4) akhirnya ditanggapi jenderal polisi dengan permohonan maaf.

Hal itu disampaikan langsung, Deputi Penindakan BNN, Brigjen Arman Depari, Kamis (7/4) petang tadi.

“Setelah saya dapat informasi saya tegaskan enggak punya anak perempuan dan anak saya laki-laki. Kemudian saya mendapat video kiriman lagi, baru saya tanya kepada keluarga bahwa memang betul keluarga besar saya, anak Sonya dari saudara saya,” ungkap Arman lewat keterangan tertulisnya diterima Waspada Online dari sumber.

Disebutkan, peristiwa yang terjadi usai pelaksanaan UN SMA terlihat dari video yang tersebar Sonya ucapannya meninggi dan menyebut anak jenderal ke Ipda Perida. Sebab mobil yang dikemudikan tak ingin ditilang petugas lantas.

“Memang banyak yang bertanya ke saya tindakan apa yang saya ambil. Nah, saya melihat ini memang ada sesuatu yang salah. Kemudian saya juga melihat bahwa ini mungkin karena dia mau jadi pahlawan di antara teman-temannya mungkin begitu ya. Kalaupun saya harus marah apakah saya harus gampari? Atau dengan anak-anak seperti ini apakah harus saya laporin polisi untuk dipenjara?” jelas Arman.

“Makanya saya lebih baik mengambil sikap, saya meminta maaf terutama kepada Polri bahwa apa yang telah dilakukan keluarga saya ini memang sungguh tidak tarpuji. Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan saya kepada petugas polisi yang kemarin bertugas dan berhubungan langsung dengan yang bersangkutan, saya melihat tindakan mereka cukup profesional dan sangat mengayomi. Oleh karena itu, saya dari keluarga menyampaikan permohonan maaf saya, saya kita itu,” pungkasnya.

Diketahui, dalam kasus ini, Ayah Sonya Depari, siswi SMA Methodist 1 Medan,  Makmur Sembing Depari, SE telah meninggal dunia, tadi sore sekira pukul 16.27 WIB.

Pasalnya, korban yang tak lain abang kandung Brigjend Arman Depari mengalami pendarahan di bagian otak. Diduga Abang Kandung Arman Depari ini, depresi terkait perilaku anaknya yang kurang terpuji terhadap polisi.(wol/lvz/data1)

Editor: AGUS UTAMA

Check Also

WOL Photo

LIPPSU Gelar Dialog Publik Bahas Sport Centre Menuju PON 2024

MEDAN, WOL – Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara menggelar diskusi publik membahas upaya Pemprov ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.