Home / Medan / 500 Sertifikat Tanah Gratis Dibagikan ke Warga Medan
WOL Photo

500 Sertifikat Tanah Gratis Dibagikan ke Warga Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI, Sofyan A Djalil bersama Wali Kota Medan Dzulmi Eldin membagikan 500 sertifikat tanah gratis kepada warga di Aula Hijir Ismail Jalan Garu III, Medan, Selasa (8/1) kemarin.

Penyerahan sertifikat gratis itu dilaksanakan dalam acara Penyuluhan dan Pencanangan Tanda Batas Program (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) PTSL 2019 yang digelar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara.

Prosesi penyerahan disaksikan Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN RI Ari Yuriwin, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Kakanwil BPN Sumut Bambang Priyono, Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan Fachrul Husin Nasution dan sejumlah unsur Forkominda Kota Medan.

Menteri Agraria dan Tata Ruang /BPN RI, Sofyan A Djalil, dalam sambutannya mengungkapkan pemerintah pusat berupaya mempermudah masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah miliknya melalui program PTSL. Dari 128 juta bidang tanah, baru sekitar 48 juta tanah yang telah disertifikat.

“Sisanya 80 juta bidang tanah lagi belum memiliki sertifikat, karenanya pemerintah melalui PTSL berupaya membantu mempermudah masyarakat mendapatkan sertifikat tanah. Ditargetkan tahun 2025, seluruh tanah di Indonesia telah memiliki sertifikat,” kata Sofyan.

Di Sumut, jelas Sofyan, ada 240 ribu bidang tanah dan baru 150 bidang tanah yang terdaftar. “Untuk Kota Medan, hari ini ada sekitar 500 sertifikat yang diserahkan kepada warga. Tahun 2019, kita tergetkan sebanyak 900 ribu bidang tanah kita upayakan akan bersertifikat. Selanjutnya tahun 2021, kita tergetkan seluruh tanah di Kota Medan akan terdfatar dan bersertifikat,” paparnya.

Selanjutnya dihadapan ratusan masyarakat yang hadir, Sofyan menjelaskan akan pentingnya tanah terdaftar dan memiliki sertifikat. Sebab, sertifikat akan mengurangi konflik sengketa tanah yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat. Oleh karenanya mencegah hal itu terjadi, pemerintah pun membantu mempermudah masyarakat untuk mendapatkan sertifikat atas tanah yang dimilikinya.

“Selain mencegah terjadinya sengketa, masyarakat juga dapat menggunakan sertifikat sebagai agunan meminjam uang untuk dipergunakan sebagai modal usaha. Hanya saja masyarakat harus bijak, jangan sampai menjadi jebakan batman yang dapat menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” tegasnya mengingatkan.(wol/mrz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Wali Kota Ingin Medan Marelan Tuan Rumah Terbaik Pelaksanaan MTQ

MEDAN, Waspada.co.id – Didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan, Wali ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: