Breaking News
_
Home / Medan / 42 Unit Papan Reklame Bermasalah Kembali Dibongkar
WOL Photo

42 Unit Papan Reklame Bermasalah Kembali Dibongkar

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Gabungan Pemko Medan kian gencar menertibkan papan reklame bermasalah di Kota Medan. Tanpa pilih kasih, papan reklame bermasalah terus bertumbangan. Selasa (29/1) sampai Jumat (1/2), sejumlah 35 unit papan reklame bermasalah ‘dibabat’ dari sejumlah lokasi di ibukota Provinsi Sumatera Utara. Pembongkaran dilakukan karena keseluruhan papan reklame terbukti tidak memiliki izin.

Selain penegakan peraturan, penertiban papan reklame bermasalah juga dilakukan dalam upaya mendukung penataan yang tengah dilakukan Pemko Medan. Pasalnya, keberadaan papan reklame bermasalah selama ini sangat mengganggu estetika kota. Oleh karenanya tim gabungan terus ‘menebang’ papan reklame bermasalah yang tak kunjung dibongkar sendiri pemiliknya.

Adapun ke-35 papan reklame bermasalah yang dibongkar itu berada di Jalan Dr Mansyur sebanyak 17 unit. Perinciannya, 1 unit berukuran 5 x 10 meter milik salah satu radio yang berlokasi persis di persimpangan Jalan Jamin Ginting. Kemudian 1 unit ukuran 4×6 meter dengan materi travel air, 5 unit ukuran 1 x 2 meter dengan materi rokok Sempurna dan 1 unit tianmg kosong.

Lalu 1 unit neon box, 1 unit neon box milik Paris Burger, 1 unit neon box materi Warkop S4. Selanjutnya 1 unit ukuran 1×2 meter materi polisi lalulintas, 1 unit ukuran 1×2 meter materi Clinique Loundry, 1 unit neon box materi Trends Cafe, 1 unit ukuran 1×2 meter materi Laundry Wonder Wash serta 2 unit papan reklame ukuran 1×2 meter materi XL.

Di samping itu sebanyak 20 unit papan reklame bermasalah dibongkar di Jalan Setia Budi, seperti 1 unit ukuran 4×6 meter materi Susu Lactogrow, ukuran 4×6 meter sebanyak 1 unit materi King Led, lalu di depan Bank Aceh 1 unit ukuran 4×6 meter, depan Mawar Bakery 1 unit ukuran 4×6 meter, 1 unit ukuran 4×6 meter materi Caleg milik Alex Purba, 1 unit ukuran 4×6 meter materi caleg dan 1 unit di depan Toko makmur Jaya materi therapedik ukuran 4×6 meter.

Menyusul 1 unit ukuran 1×3 meter depan Toko Makmur Jaya, 1 unit di depan RM Zam Zam ukuran 1×1 meter, 1 unit depan Toko Setai Sport ukuran 1×2 meter, 2 unit depan Apotek Kalimas ukuran 1×2 meter, 2 unit depan Apotek Penang Island ukuran 1×2 meter, 1 unit depan gereja materi masterpiece ukuran 1×2 meter, 1 unit depan Toko Plaza Wallpaper materi Beauty House serta 1 unit depan Toko Makmur Jaya materi Pegadaian.

Penertiban yang dilakukan tanpa kenal lelah oleh tim gabungan tersebut berlangsung dari malam hari hingga dini hari. Namun selama proses penertiban, tim gabungan tidak menenukan kendala berarti saat di lapangan. Hal tersebut karena seluruh alat pendukung memadai jalannya proses pembongkaran. Mobil crane serta mesin las memudahkan tugas tim gabungan saat menumbangkan seluruh papan reklame bermasalah tersebut.

Menurut Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan, penertiban papan reklame bermasalah akan terus dilakukan. Ditegaskannya, target pembongkaran dilakukan hingga Kota Medan bersih dari papan reklame bermasalah. “Jadi pembongkaran papan reklame bermasalah akan terus kita lanjutkan,” kata Sofyan.

Hanya saja bilang Sofyan, penertiban akan dilakukan secara bertahap, selain keterbatasan personel, peralatan yang dimiliki juga kurang. “Walaupun dilakukan secara bertahap, yang pasti papan reklame bermasalah akan kita ‘bersihkan’ dari Kota Medan!” tegasnya.Gencarnya penertiban yang dilakukan Tim Gabungan Pemko Medan membuat sebagian pengusaha advertising semakin ketar-ketir. Tak mau kehilangan material papann reklamenya, sejumlah pengusaha advertising pun melakukan pembongkaran sendiri. Tercatat, ada 7 unit papan reklame yang dibongkar langsung pemiliknya yakni di Jalan Setia Budi simpang Dr Mansyur ukuran 6×12 meter sebanyak 1 unit milik Sumo Advertising.

Kemudian 1 unit ukuran 4×8 meter depan mie sop kampung di Jalan Dr Mansyur, 1 unit di Jalan Setia Budi depan Klinik Gigi Dentaku ukuran 4×6 meter milik Sakura Advertising, ukuran 2×4 meter 1 unit depan JW Meubel Jalan Setia Budi, 1 unit ukuran 2×4 meter depan Toko Mega Jaya di Jalan Setia Budi, 1 unit depan Toko Mega Jaya 2 ukuran 3×4 meter milik Global Advertising dan 1 unit materi rokok ukuran 2×3 meter di Jalan Dr Mansyur pemilik Sumo Advertising.

Oleh karenanya Sofyan pun sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh para pengusaha advertising tersebut. ‘’Kita mengapresiasi langkah yang dilakukan para pengusaha advertising yang telah membongkar sendiri papan reklame bermasalah miliknya. Ke depan, kami berharap langkah ini bisa ditiru oleh pengusaha advertising lainnya. Semua dilakukan sebagai wujud kecintaan kita terhadap Kota Medan. Untuk itu kami harapkan kerjasamanya,’’ pungkas Sofyan.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Mobil Satpol PP Ditabrak Saat Penertiban Papan Reklame

MEDAN, Waspada.co.id – Penertiban papan reklame di Jalan Yos Sudarso, persisnya di depan Komplek Perumahan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: