_
Home / Medan / 4 Oknum Polisi Perkosa dan Tembak Warga Tembung
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting. (dok. WOL Photo)

4 Oknum Polisi Perkosa dan Tembak Warga Tembung

MEDAN, WOL – Aksi penganiayaan dan pemerkosaan kembali terjadi kepada masyarakat yang dilakukan oknum anggota kepolisian. Kali ini korbannya, Rasinta Devi br Ginting Suka alias Sridevi (20), warga Jalan Bersama, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, menjadi korban pemerkosaan dan penembakan.

Informasi yang diperoleh Waspada Online, Minggu (24/7) peristiwa penganiayaan yang dialami Sridevi pada Bulan April lalu. Saat itu korban diajak berjumpa oleh empat orang anggota kepolisian di Jalan Letda Sudjono untuk menemui rekannya bernama Aliong di kawasan Pantai Labu, Kelurahan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang. Karena tidak mengenal anggota polisi itu korban pun meminta tolong kepada Hariyono untuk menemaninya.

korban-PerkosaanNamun, ketika korban bersama Hariyono menyambangi kediaman Aliong, pria yang sedang dicari aparat kepolisian tersebut tidak ada di rumah. Karena tidak berhasil dengan Aliong akhirnya korban dengan polisi itu kembali pulang. Naas, saat berada di tengah jalan polisi membawa korban ke lokasi persawahan dan memperkosa korban secara bergantian.

Ironisnya lagi, usai melampiaskan nafsu bejatnya, anggota polisi itu juga menembak korban dan temannya dengan menggunakan senjata air softgun. Akibatnya, kedua korban mengalami luka tembakan di beberapa bagian tubuh. Di mana keduanya harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Anak ku Hariyono jadi korban penembakan empat orang polisi. Sementara itu temannya Sridevi juga diperkosa. Keempat polisi bernama HTR, Ir, MAS dan Ei,” terang Ana yang merupakan ibu kandung korban Hariyono, kepada wartawan

Ana mengungkapkan, dari pengakuan anaknya, pelaku yang menembak dan memperkosa wanita yang merupakan tetangga itu oknum polisi dari Polsek Labuhan. Dan atas kasus itu pihak keluarga sudah membuat laporan ke Polda Sumut dengan nomor LP/4921/IV/2016, SPKT, II, Tanggal 16 April 2016.

Menanggapi kasus perkosaan dan penembakan yang dilakukan anggota Polsek Labuhan, Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Rina Sari Ginting, mengaku masih melakukan penyelidikan.

“Sudah ditangani Ditreskrimum di mana laporannya penganiayaan, bukan perkosaan. Selain itu, penyidik telah memeriksa saksi terhadap Heriyono dan Rasinta,” pungkasnya. (wol/lvz/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

Poldasu OTT 16 Pegawai BPKD Siantar

SIANTAR, Waspada.co.id – Tim Unit 4 Subdit lll/Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Sumut, menggeledah Kantor Badan Pengelola ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: