Home / Medan / 3 Terdakwa Korupsi Diskanla Sumut Divonis
WOL Photo/Ilham

3 Terdakwa Korupsi Diskanla Sumut Divonis

MEDAN, WOL – Tiga terdakwa atas kasus korupsi pada pengadaan 6 unit kapal di Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Sumut divonis bervariasi oleh majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan dalam sidang putusan yang berlangsung di Ruang Cakra IX, Selasa (13/2).

Majelis hakim yang diketuai Saryana pertama membacakan amar putusannya kepada terdakwa Sri Mauliaty (berkas terpisah) selaku Direktur PT. Prima Mandiri Satria Perkasa. Ia divonis bersalah setelah terbukti melakukan tindak pidana korupsi serta dijatuhi hukuman penjara 4 tahun dan 6 bulan denda Rp100 juta subsider 3 bulan.

“Sebagaimana perbuatan terdakwa diatur Pasal 3 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) ke (1) KHUP. Terdakwa juga dikenakan Uang Pengganti (UP) Rp1 miliar subsider 2 tahun 3 bulan,” ucap Saryana di persidangan.

Kemudian majelis hakim melanjutkan pembacaan untuk dua terdakwa lainnya yakni Matius Bangun selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Andika Ansori Adil Nasution selaku Ketua Panitia Lelang. Keduanya dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun dan 4 bulan penjara, denda Rp50 juta subsider 1 bulan.

“Hal yang memberatkan bagi masing-masing terdakwa yaitu keduanya sebagai penyelenggara negara tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan korupsi. Perbuatan terdakwa diatur dalam Pasal 3 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” tutur Saryana.

Usai membacakan putusan tersebut, selanjutnya majelis hakim menutup persidangan.

“Sudah jelas dengan putusan tadi? Untuk itu terdakwa punya hak atas putusan ini, terdakwa bisa melakukan banding, pikir-pikir atau menerima putusan ini,” tutup Saryana.

Sekadar diketahui, proyek tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp8,7 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2014. Namun berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keunangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan adanya kerugian sejumlah Rp1,3 miliar.(wol/iam)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

XL Youth Leadership Camp Wadah Pelajar Kembangkan Potensi Diri

MEDAN, Waspada.co.id – Dorong pendidikan, XL Youth Leadership Camp 2018 wadahi para pelajar di Medan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: