Breaking News
Home / Medan / 3 Kawanan Rampok Hipnotis Pengendara Sepeda Motor
WOL Photo
WOL Photo

3 Kawanan Rampok Hipnotis Pengendara Sepeda Motor

MEDAN, WOL – Aksi kejahatan modus menuduh pengendara sepeda motor memukul adik pelaku dan menghipnotis korbannya kambuh lagi di Medan. Kali ini korbannya, karyawan roti Aroma Bakery dan sepeda motornya lewong.

Korban Muhammad Caisar Afarabi Hasibuan alias Caisar (20) penduduk Jalan Garu VI, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas kepada Waspada Online, Kamis (9/11), mengatakan peristiwa dialaminya, Rabu (8/11) sekira pukul 20.00 WIB. Awalnya korban selesai kerja di Aroma Bakery Jalan Denai mau pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda motor, Honda Beat CW BK 4615 AHG warna hitam les merah.

Saat tiba di Jalan Jermal dekat mesjid lokasi gelap, tiba-tiba distop tiga pelaku yakni dua pelaku naik sepeda motor Honda Supra berboncengan dan satu lagi naik Yamaha Mio, keduanya kendaraan tidak punya plat.

Merasa tidak pernah bermasalah, korbanpun berhenti dan dua pelaku minta tolong kepada korban untuk menjelaskan bahwa ada memukul adik pelaku sampai patah kaki.

Korban menjawab tidak tahu masalah pemukulan itu lalu terus pergi dan pelaku mengejarnya. Karena kena hipnotis, akhirnya korban menuruti diajak pelaku ke warung Mie Aceh di kawasan tersebut. Begitu duduk, pelaku menceritakan seperti apa yang dituduhkan kepada korban.

Setelah itu korban dibawa pelaku lagi dan sebelumnya mereka menyuruh korban mengeluarkan semua barang yang ada di dalam saku berupa dompet berisikan KTP, Kartu Indonesia Sehat (KIS), ATM Bank Mandiri uang direkening Rp600.000, ATM BRI, helm bawaan sepeda motor Honda Beat CW, kunci kontak kendaraan, dan hanphone Vivo Y21 dengan nomor HP 081260173141.

Setelah barang itu dikuasai pelaku, satu pelaku yang mengendarai Yamaha Mio membawa korban dengan memboncengnya ke salah satu gang yang gelap lalu diturunkan dengan alasan pelaku pergi untuk menjemput adik yang dipukul korban agar ketemu.

Sekitar lima menit kemudian korbanpun sadar, pelaku tidak datang lagi. Lalu korban pergi ke warung Mie Aceh dan dilihat sepeda motornya sudah tidak ada lagi.

Selanjutnya korban datang Polsek Medan Kota untuk membuat pengaduan tentang kejadian tersebut. Tapi petugas mengarahkan lapor ke Polsek Medan Area.

Setelah itu, korban pergi ke Polsek Medan Area langsung membuang pengaduan dengan STPL. 1040/K/X/2017/SPKT Sektor Medan Area. Dalam kaitan itu, korban menyatakan sepeda motor yang disikat pelaku baru 1 bulan bayar kredit.

“Aku jadi korban hipnotis dan pihak showrom tidak mau tahu, tentang tindak lanjut masalah sepeda motor tersebut,” pungkasnya.(wol/gacok/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo

Edarkan Sabu, Sopir Angkot Nginap di ‘Hotel Prodeo’

MEDAN, WOL – Satres Narkoba Polrestabes Medan meringkus seorang sopir angkot yang menjadi pengedar narkoba ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.