Home / Medan / 2 Spesialis Rampok Terkapar Usai Ditembak
WOL Photo/Gacok

2 Spesialis Rampok Terkapar Usai Ditembak

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Pegasus Polsek Medan Baru menangkap empat tersangka spesialis perampok dibekuk secara terpisah.

Dalam penangkapan dua tersangka terpaksa ditembak pada bagian kaki karena mencoba melarikan diri saat pengembangan.

“Komplotan ini tergolong sadis dan apabila melakukan perlawanan para pelaku tidak segan-segan melukai korbannya,” ungkap Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah H Tobing, kepada Waspada Online, Rabu (25/7).

Martuasah didampingi Wakapolsek AKP Sangkot Maremare, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Muhammad Said Husen, mengungkapkan keempat tersangka perampok ada yang berstatus redivis.

Adapun identitas para tersangka, yakni Adit Aditia (20) warga Jalan Belanga kedua kakinya ditembak, Marco Oktavianus Sagala (23) warga Jalan Pabrik Tenun, keduanya sudah berulang kali melakukan perampokan di wilayah hukum Polrestabes Medan khususnya Polsek Medan Baru.

Kemudian dua tersangka lainnya, yakni Noky Suhendra (30) warga Jalan Jawa, Lorong Balai Desa, Kelurahan Sei Sikambing C, Kecamatan Medan Helvetia, kedua kakinya ditembak dan Bayu Hermawan P (24) warga Jalan Sei Mencirim, Desa Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal/Jalan Banteng, Lorong Sederhana, Kelurahan Sei Sikambing C, Kecamatan Medan Helvetia, juga berulangkali melakukan perampokan.

“Komplotan ini dibagi dua group. Saat beraksi dengan mengendarai sepeda motor pada malam hari di lokasi sepi. Bahkan sebelum beraksi mereka terlebih memantau petugas kepolisian yang tengah melakukan patroli,” ungkapnya.

Melihat petugas pergi, sambung Martuasah, perampok jalanan 3C mencari sasaran dan setelah berhasil langsung kabur.

“Dari lokasi berbeda, Tim Pegasus juga menangkap tersangka seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Rita (43) warga Jalan Taruma, Kampung Kubur, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, yang berperan sebagai penadah hasil kejahatan berupa handphone,” tuturnya.

“Dalam penangkapan para tersangka tengah menjalani pemeriksaan secara marathon agar jaringan lainnya bisa terkuak. Bahkan kepada warga yang menjadi korban agar membuat pengaduan ke kantor polisi,” pungkas Martuasah.(wol/gacok/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Polisi Tembak 2 Begal Sadis, 1 Lagi Dikirim ke Kamar Mayat

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Medan Baru menangkap komplotan begal sadis ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: