Home / Medan / 2 Maling Rumah Mantan Residivis “Bertekuk Lutut” Ditembak Polisi
Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Wira Prayatna SH SIK MH didampingi Wakapolsek dan Kanit memperlihatkan barang bukti tersangka.(WOL. Photo/Gacok)

2 Maling Rumah Mantan Residivis “Bertekuk Lutut” Ditembak Polisi

MEDAN, WOL – Residivis kambuhan spesialis pembongkar rumah dan pelaku curanmor “bertekuk lutut” setelah kakinya ditembak polisi di lokasi berbeda.

Kedua tersangka yang ditembak, Gandi Batubara alias Gandi (37) penduduk Jalan Pantai Harapan, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Tersangka berperan mengajak temannya untuk melakukan pencurian, lalu menjualnya.

Tersangka Gandi ditangkap di Jalan Sunggal Kanan, Desa Seberang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang tepatnya di Hotel Pesona.

Selanjutnya, Muhammad Nasir alias Nasir ( 34) berperan mencongkel pintu belakang rumah korban dan ditangkap di rumahnya Jalan Merak, Gang Damai, Kelurahan Sei Sekambing B, Kecamatan Medan Sunggal.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti berupa laptop merek Lenovo,  handycam merek Sony, jam tangan merek CK, dan celana jelas warna hitam.

Sedangkan korban, Ir Tobrani Siregar (56) warga Jalan Pantai Harapan No 3, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal terlebih dulu membuat pengaduan.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Wira Prayatna SH SIK MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman SE SH, kepada Waspada Online, Senin (16/6), menyebutkan korban dan keluarganya pergi pulang kampung menuju Sipirok sehingga rumah dalam keadaan kosong.

Pada 3 Juli 2017 sekira pukul 23.00 WIB, korban pulang dan tiba di rumahnya, terkejut melihat ruang tamu dan kamar sudah berantakan. Saat dicek pintu rumah belakang rusak bekas congkel.

Ketika diperiksa dalam kamar, telah hilang berupa perhiasan dan barang elektronik, kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Sunggal.

Timsus Anti Bandit dipimpin Iptu Budiman Simanjuntak SE SH, langsung melakukan penyelidikan dan memeriksaan sejumlah saksi. Hasil olah TKP, petugas menangkap tersangka Gandi dan Nasir.

Dalam pengembangan, petugas membawa tersangka mencari barang bukti, namun dua tersangka berusaha melarikan diri sehingga dihadiahi timah panas dan dan langsung “bertekuk lutut”. Guna mendapatkan perobatan medis, korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim Medan.

Mantan Kapolsek Delitua ini menambahkan, tersangka Gandi pernah menjalani hukuman 1 tahun 5 bulan dalam kasus penganiayaan tahun 2006. Tindak pidana pencurian dengan kekerasan tahun 2008 dan telah menjalani vonis hukuman selama 6 tahun di Kota Kisaran.

“Sementara Nasir melakukan curanmor di wilayah hukum Polsek Sunggal dan menjalani hukuman penjara 1 tahun 2 bulan tahun 2006. Curanmor ditangani Polrestabes Medan dan sudah menjalani hukuman selama 1, 5 tahun pada tahun 2008,” pungkas Wira yang juga didampingi Panit I Reskrim Iptu Rahkmat Darmawan SH.(wol/gacok/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

DPO Kasus Persekusi Ibu dan Anak Masih Diburu

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, menegaskan jika pihaknya hingga kini masih ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: