Breaking News
Home / Medan / 2 Kasus Pembunuhan Terjadi Selama Bulan Ramadhan di Medan
WOL Photo

2 Kasus Pembunuhan Terjadi Selama Bulan Ramadhan di Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Warga Kota Medan selama Bulan Ramadhan dihebohkan dua kasus kejahatan yang korbannya tewas dibunuh.

Adapun dua kasus pembunuhan yang terjadi, yakni penemuan mayat dalam kardus bernama Rika korban pembunuhan di Jalan Karya Rakyat, Gang Melati I, tepatnya di samping Gereja HKBP Ampera, Rabu (6/6) sekira pukul 02.00 WIB.

Informasi yang diperoleh Waspada Online, penemuan mayat dalam kardus diketahui Darwis (25) dan Khairul (26), saat melintas di TKP. Keduanya melihat sepeda motor Honda Scoopy BK 5875 ABN dalam keadaan mesin mati namun lampu tetap menyala berhenti di tepi jalan.

Merasa penasaran, keduanya pun melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan pemilik kendaraan tersebut. Namun pengendara sepeda motor tak kunjung ditemukan. Namun keduanya melihat barang bawaan berupa kotak kardus.

Karena tidak berani membuka, mereka pun melaporkan kepada Kepala Lingkungan IV Kelurahan Sei Agul. Curiga, kepala lingkungan tersebut menyuruh salah seorang warga untuk melaporkan penemuan kardus itu ke Polsek Medan Barat.

Personil Polsek Medan Barat yang menerima laporan warga langsung turun ke lokasi memeriksa isi kardus tersebut. Ketika kardus dibuka ternyata berisi mayat manusia.

Mengatahui adanya mayat di dalam kardus pihak kepolisian langsung membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan otopsi.

Selanjutnya, personil polisi dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus pelaku bernama Ahen warga Jalan Platina.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, mengungkapkan tersangka nekat membunuh karena dendam dengan korban. Pada Selasa (5/6) malam sekira pukul 23.00 WIB korban datang ke rumah tersangka.

Setibanya di rumah pelaku terjadi keributan karena korban belum memberikan barang kosmetik yang sudah dibayar senilai Rp4,2 juta, yang transaksi pembayarannya di Plaza Millenium pada 31 Mei lalu.

“Karena dendam pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan cara mengantukkan kepala ke dinding, lalu menikam leher, dan menyayat pergelangan tangan korban. Pelaku terpaksa kita tembak pada bagian kaki karena berusaha melarikan diri saat diamankan,” tuturnya.

Kemudian kasus pembunuhan kembali terjadi pada Minggu (10/6) di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kecamatan Medan Barat. Lisa (40) warga Jalan Eka Rasmi ditemukan tewas mengenaskan di tempatnya kerjanya.

Saat ditemukan korban yang bekerja sebagai tukang kusuk itu dalam kondisi telungkup tanpa busana bersimbah darah, sekira pukul 07.30 WIB.

Saat itu, saksi Danny Roy keluar dari rumah mau menyapu halaman teras. Kemudian Roy melihat lampu kios kusuk tempat usaha korban masih tergantung dan biasanya jika sudah malam diambil korban.

Curiga, saksi (Danny-red) langsung melihat ke dalam kios, dan ternyata korban telah meningggal dunia dengan posisi telungkup dan ditutupi bantal bersimbah darah.

Kemudian saksi menyampaikan kepada keluarga yang ada di rumah. Setelah Itu saksi menghubungi pihak Kepolisian Polsek Medan Barat.

Kapolsek Medan Barat, Kompol Rudi Silaen, beserta personil turun TKP melakukan evakuasi. Selanjutnya jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk otopsi.

“Iya, ini merupakan kasus pembunuhan. Saat ini masih kita dalami,” ungkap Kapolsek Medan Barat, Kompol Rudi Silaen.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Maling Dicokok Polisi Saat Bawa Motor Curian

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Percut Seituan meringkus seorang pelaku pencurian ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.