Home / Medan / 17 Kali Beraksi, Polisi Sikat 3 Pelaku Curanmor dan Penadahnya
WOL Photo/Lihavez

17 Kali Beraksi, Polisi Sikat 3 Pelaku Curanmor dan Penadahnya

MEDAN, WOL – Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Medan Area, meringkus tiga kawanan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadah barang curian.

Tak tangung-tanggung para pelaku yang diamankan dalam pengakuannya sudah tujuh belas kali melakukan aksi pencurian dengan modus menggunakan kunci letter T.

Adapun identitas para pelaku, yakni Bayu Arianto (27) warga Jalan Seto, Gang Kijang, Junaidi Syahputra (35) warga Jalan AR Hakim, Gang Seto, Hasudungan Nainggolan (43) warga Jalan AR Hakim, Gang Buntu, dan Yusra (34) sebagai penadah barang curian warga Jalan Tengah, Kecamatan Medan Kota.

Kapolsek Medan Area, Kompol J Girsang, Kamis (19/4), mengatakan penangkapan terhadap keempat tersangka bermula dari diamankan tersangka Bayu alias Bebek mencoba mencuri sepeda motor milik Fahmi yang sedang terparkir di teras rumahnya.

Namun, aksi pencurian yang dilakukan Bayu diketahui korban yang mendengar suara sepeda motornya. Merasa curiga korban pun keluar dan melihat pelaku sedang berusaha merusak kunci kontak sepeda motor miliknya.

Sontak korban berteriak maling dan pelaku langsung diamankan warga sekitar. Setelah pelaku ditangkap kemudian diserahkan ke Polsek Medan Area.

Lanjut dikatakan Kapolsek, setelah pelaku diserahkan warga, personil Reskrim langsung melakukan pengembangan dan berhasil meringkus tiga tersangka lainnya di lokasi berbeda.

“Dalam penangkapan, disita barang bukti satu unit sepeda motor Honda Astrea warna hitam, dua buah kunci T, satu buah jaket berwarna hitam yang dibeli dari hasil penjualan sepeda motor curian, dan satu buah tas berisi kunci-kunci peralatan sepeda motor,” ungkapnya didampingi Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu P Hutagaol.

J Girsang mengungkapkan, untuk tersangka Bayu merupakan residivis atas kasus curnamor. Setelah bebas, tersangka bersama rekannya sudah tujuh belas kali melakukan aksi pencurian kendaraan motor di wilayah hukum Polsek Medan Area.

“Kawanan ini kerap melakukan aksi di Pasar Impres Jalan Bakti,” ungkapnya.

Sementara itu, di hadapan polisi, tersangka Bayu mengaku sepeda motor hasil tindak pencurian dijual sebesar Rp800 ribu. Dan uangnya dibagi rata.

“Uangnya kami bagi rata untuk kebutuhan hidup,” aku pria bertato sembari tertunduk malu. Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal pencurian dengan pemberatan maksimal hukuman di atas lima tahun kurungan penjara.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Tim Pegasus Tembak 2 Residivis Pelaku Curanmor

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan bersama Polsek Medan Sunggal terpaksa menembak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: