Breaking News
Home / Komunitas / Standardpen Kenalkan Budaya Lewat ‘Ceria Warna Nusantara’
WOL Photo/Ega Ibra
WOL Photo/Ega Ibra

Standardpen Kenalkan Budaya Lewat ‘Ceria Warna Nusantara’

MEDAN, WOL – PT Standardpen Industries menggelar lomba mewarnai nasional di Mall Focal Point Medan Selayang, Sabtu (15/4) kemarin. Lomba tersebut terlaksana dilatarbelakangi oleh warna. Sebab, warna adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia, semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan buktinya. Berbeda tapi tetap satu. Bila diibaratkan Indonesia adalah pelangi, fenomena alam yang tercipta dari perpaduan aneka rona.

Demikian disampaikan Marketing Manager PT Standardpen Industries, Niken D.Mahanani. Ia menuturkan, acara yang bertema ‘Ceria Warna Nusantara’ itu mengangkat budaya Indonesia yang kaya warna, seperti Pascola, alat mewarnai yang ramah pada kulit anak, yang juga dipakai pada lomba tersebut.

“Tema ini diangkat sebagai bentuk kepedulian Standardpen terhadap budaya Indonesia yang kaya dengan warna seperti warna Pascola. Dengan lomba mewarnai ini kami ingin mengenalkan budaya, ikon nusantara yang berbeda-beda dan berwarna,” ujarnya.

Mewarnai, sambungnya, merupakan pendidikan dasar bagi anak dalam menambah wawasan sekaligus mengasah motorik anak untuk lebih kreatif. Karena itu, lomba tersebut diselenggarakan dengan tujuan agar anak-anak lebih kreatif lagi dalam berkarya, apalagi yang diwarnai adalah simbol-simbol budaya Indonesia.

“Sebagai perwakilan Indonesia, anak-anak akan mewarnai simbol-simbol dari tiga provinsi yakni Sumatera, Bali, dan Jawa. Anak-anak Medan, Makassar dan Balikpapan berkesempatan mewarnai rumah adat Minangkabau dan pakaian adat Minang, berbeda dengan Semarang yang kemarin mewarnai Borobudur.,” sebutnya.

Sedangkan di Kota Semarang, kata Niken, anak-anak akan mewarnai pakaian adat Jawa dan salah satu simbol terkenal di pulau Jawa yaitu Candi Borobudur. “Lewat lomba mewarnai ini, selain mengenalkan budaya Indonesia, Standardpen sebagai produsen asli Indonesia juga ingin membantu promosi wisata Indonesia,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya ingin anak-anak Indonesia lebih mengenal lagi tentang budaya daerah-daerah lainnya. Setidaknya dengan hal sederhana itu, pihaknya berupaya membantu dunia pendidikan yang lebih membumi dan menumbuhkan rasa cinta mereka pada budaya Indonesia.

“Indonesia tak hanya memiliki panorama alam yang memikat, namun juga memiliki ragam kuliner yang dikenal dunia. Seperti Monumen Nasional di Jakarta, Candi Borobudur di Yogyakarta merupakan ikon kota-kota di Indonesia yang menonjol dan membuat daerah Jawa diburu banyak pelancong,” ucapnya.

Ia menambahkan, lomba tersebut akan digelar sepanjang bulan April-Mei di 16 kota dari 14 Provinsi, yakni Semarang, Malang, Bali, Tasikmalaya, Surabaya, Jakarta, Tangerang, Yogyakarta, Bandung, Lampung, Medan, Padang, Balikpapan, Samarinda, Makassar, dan Batam.

Masing-masing lomba di tiap kota akan diikuti sekitar 1.500 anak. Dari jumlah itu akan ada 16 pemenang utama dari 16 kota. Artinya, setiap kota akan diambil satu pemenang yang akan menikmati hadiah paket liburan keluarga ke Bali bersama dua pendamping, yaitu ayah dan ibu mereka. (wol/rls/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

depositphotos.com

Teh Kurang Dihargai Orang Indonesia

WOL – “Coba lihat, di rumah, kita pasti punya stok teh bukan? Teh memang jadi ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.