Home / Komunitas / Medan Yosakoi Team Aktif Perkenalkan Tarian Jepang
foto: Waspada

Medan Yosakoi Team Aktif Perkenalkan Tarian Jepang

MEDAN, WOL – Menari memang bagi kebanyakan orang menjadi salah satu aktivitas atau kegiatan menyenangkan. Apalagi bila tujuannya melestarikan tarian-tarian dari suatu negara atau memperkenalkannya kepada negara lain, seperti yang dilakukan Komunitas Medan Yosakoi Team (MYT).

Wakil Ketua Komunitas Medan Yosakoi Team, Teguh Setiawan, mengatakan komunitas ini dibentuk pada November 2011 oleh native speaker dari Jepang yang sempat mengajar di jurusan Sastra Jepang USU. Tujuannya untuk memperkenalkan Jepang lebih luas lagi melalui budayanya.

“Komunitas yang  juga dinaungi Konsul Jenderal Jepang di Medan dan Jurusan Sastra Jepang sudah berjalan lima tahun dengan berbagai perkembangannya. Dan sejauh ini kami sudah mengisi berbagai acara yang bekaitan dengan Jepang di Medan dan sekitarnya,” terangnya baru-baru ini.

Ditanya tentang makna Yosakoi, Teguh menjelaskan bila Yo diambil dari kata Yoru yang artinya malam, sedangkan Koi diambil dari kata Kuru yang artinya datang. Karena awal terbentuk tariannya untuk serikat pekerja di Kochi, Jepang yang kelelahan bekerja.

“Sehingga malam harinya mereka datang beramai-ramai untuk menari. Kalau di Kochi sendiri, ada Festival Yosakoi yakni pada 9 hingga 12 September, dan dari situlah Yosakoi diperkenalkan di luar Jepang,” terangnya.

Dikatakan, MYT pada Maret tahun ini telah berhasil menyelesaikan project flashmob di Bunkasai USU 2016. Tim ini juga akan terus mengembangkan tarian-tarian tradisional Jepang yang digabung dengan  tarian daerah Indonesia bahkan modern dance.

“Kami membuat tarian Jepang menjadi lebih menarik dan berwarna dengan campuran gerakan tarian daerah dari negara lain. Untuk agenda rutin kami melakukan latihan pada Senin dan Jumat sore. September nanti, kami juga akan mengisi acara di salah satu mal di Medan,” tambahnya.

Sejauh ini, masyarakat merespon positif kehadiran MYT. Terbukti, saat ini sudah ada 50 lebih anggota aktif yang tergabung dalam komunitas tersebut.(wol/aa/waspada/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Polres Nisel Diduga Tak Serius Tangani Dugaan Kekerasan Guru Terhadap Siswa

MEDAN, WOL – Kepolisian Resort Nias Selatan (Nisel) diduga tak serius menangani kasus dugaan kekerasan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: