Home / Komunitas / Lestarikan Lingkungan Bersama Kophi Sumut
WOL Photo

Lestarikan Lingkungan Bersama Kophi Sumut

MEDAN, WOL – Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan, yang tentu sejauh ini dampaknya sangat terkait erat dengan masalah perubahan iklim. Misalnya saja dengan membentuk sebuah komunitas atau organisasi pemuda pemerhati lingkungan seperti Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (Kophi).

Kepala Divisi Media Dan Komunikasi Kophi Sumut, Asriwani Habibah Siregar, mengatakan Kophi secara nasional terbentuk  pada 28 Oktober 2010. Sementara di Sumut dibentuk mulai 12 Desember 2011 yang diprakarsai mahasiswa pecinta lingkungan, Irwansyah Banurea, dan sejumlah mahasiswa lainnya.

“Komunitas ini didirikan sebagai wadah bagi anak muda yang ingin menjadi bagian dari solusi masalah perubahan iklim sehingga mereka dapat bergerak untuk melakukan sebuah tindakan secara kolektif dan berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang lestari,” terangnya baru-baru ini.

Dikatakan, komunitas yang sudah tersebar di 18 provinsi se Indonesia ini tidak hanya menjadi forum komunikasi antara pemuda dan pemudi Indonesia yang mempunyai kepedulian terhadap isu perubahan iklim.

“Karena melalui website dan pertemuan-pertemuan yang diadakan, Kophi juga hadir sebagai fasilitator dalam pengembangan kapasitas mereka melalui workshop, pelatihan dan seminar bekerja sama dengan LSM dan komunitas hijau,” tambahnya.

Sebagai komunitas pemuda Indonesia, kata Habibah, Kophi Sumut terus berkembang dan berharap untuk dapat menjadi sumber informasi bagi pemuda-pemudi Indonesia termasuk Sumut terkait isu perubahan iklim dan lingkungan hidup yang mampu mewujudkan Indonesia yang lestari.

“Makanya kami tidak pernah berhenti untuk mengakampanyekan kepada masyarakat untuk terus dan sama-sama menjaga lingkungan. Agar mereka mengerti sekaligus tidak lupa betapa buruknya dampak yang terjadi bila lingkungan di negara ini rusak,” tegasnya.

Kegiatan yang rutin dilakukan Kophi Sumut, di antaranya Kophi Babedora (Jilbab Lobe Donasi Ramadhan) dengan mengumpulkan donasi berupa uang, pakaian layak pakai, dan sembako untuk diberikan ke panti asuhan.

“Ada juga Kophi Senusa (Kophi Sejukkan Nusantara), yakni kegiatan yang dilaksanakan serentak seluruh regional untuk memperingati Hut RI. Dan Kophi Sumut mengambil kegiatan menanam 600 bibit mangrove di Bagan, Percut Seituan,” jelasnya.

Selanjutnya, Green Youth Camp, yakni kegiatan rutin tahunan berupa pelatihan nasional yang diselenggarakan Kophi Sumut. Lalu Diskusi Kophi untuk menambah wawasan seputar lingkungan dengan konsep berbeda.(wol/aa/wsp/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

DPRD Sumut Minta Presiden Tetapkan Erupsi Gunung Sinabung Jadi Status Bencana Nasional

MEDAN, WOL – Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara sejak tahun 2010 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: