Newsticker
WOL / Komunitas / BKKBN Sumut On Fire, 12.784 Orang Ikut Program KB Dalam Sehari
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Temazaro Zega foto bersama dengan tim pada kegiatan Pelayanan KB Implant dalam rangka Bulan Bhakti IBI-KB-Kes. (Ist)
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Temazaro Zega foto bersama dengan tim pada kegiatan Pelayanan KB Implant dalam rangka Bulan Bhakti IBI-KB-Kes. (Ist)

BKKBN Sumut On Fire, 12.784 Orang Ikut Program KB Dalam Sehari

MEDAN, WOL – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sumatera Utara membuat sebuah gebrakan yang luar biasa untuk menjaring penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang (MKJP) para Pasangan Usia Subur (PUS) di Sumatera Utara.

“Melalui Pelayanan Implan serentak di seluruh Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara, kita akan memenuhi kebutuhan ber-KB PUS di Sumatera Utara yang sudah mulai sadar akan pentingnya turut serta dalam Program KB,” ungkap Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Sofyan Rangkuti, Kamis (23/3), yang juga sebagai Koordinator pelaksanaan program Pelayanan Implan Serentak di Sumatera Utara.

Program yang terlaksana pada Kamis (16/3) lalu itu, dimana Pelayanan KB Implan dalam rangka Bulan Bhakti IBI-KB-Kes tersebut diikuti oleh 33 Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Dengan memberikan pelayanan KB gratis dan berkualitas kepada masyarakat, tercatat dalam sehari peserta KB baru sebanyak 12.874 PUS dari target sasaran 20.000 PUS (64,37%).

Sementara 4 kabupaten/kota masih belum meberikan laporannya, yaitu; Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Pakpak Bharat, Nias Utara dan Nias Barat yang disebabkan oleh kendala teknis.

Besarnya antusiasme masyarakat tidak terlepas kerjasama dan kerja keras Perwakilan BKKBN Prov. SUMUT bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi dan kabupaten/kota serta dukungan penuh dari para Kepala Daerah, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta seluruh mitra kerja lainnya, kinerja Petugas Lapangan KB (PKB/PLKB) dan Kader KB juga sangat berperan besar dalam keberhasilan pelaksaan kegiatan ini.

“Kami sangat mengucapkan terima kasih atas semua dukungan dari seluruh pihak yang berperan dalam pencapaian ini,” ujar Sofian Rangkuti.

Ditemui awak media, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Temazaro Zega mengungkapkan bahwa momentum Bulan Bhakti IBI-KB-Kesehatan yang diperingati setiap tahun, merupakan sebuah moment strategis dalam mendongkrak dan menggaungkan kembali program KKBPK khususnya di Sumatera Utara.

“Sudah saatnya kita dorong pembangunan melalui pemberdayaan manusia yang semestinya beriringan dengan pembangunan fisik. Saat ini, mental dan karakter manusia menjadi modal utama untuk mencapai kemakmuran di Indonesia. saya mengajak masyarakat Sumatera Utara, untuk selalu merencanakan Kelahiran, Jumlah Anak melalui pemilihan metode-metode kontrasepsi yang digencarkan oleh BKKBN, tidak ada kata terlambat untuk ikut Program KB,” ujar Temazaro.

Pelayanan Implan serentak memang bukanlah yang pertama kali dilakukan di Sumatera Utara.

Pada Tahun 2016, program serupa telah dilaksanakan dua kali dalam setahun oleh Perwakilan BKKBN Prov Sumut bersama seluruh Dinas Pengendalian Penduduk dan KB/OPD KB di seluruh Sumatera Utara, yang pada bulan Oktober 2016 telah menjaring 14.272 dari target sasaran sebanyak 14.000 (101,9%) peserta juga dilaksanakan dalam satu hari.

Hal tersebut menjadikan Pencapaian Akseptor KB Baru tertinggi dalam sejarah Program KB di Sumatera Utara yg diperoleh dalam satu hari.

“Melalui peran Perwakilan BKKBN Prov. Sumut bersama seluruh OPD-KB dan mitra kerja terkait, Program KB di khususnya di Sumatera Utara akan kita gencarkan kembali dalam tujuannya guna kemakmuran dan kemandirian masyarakat,” pungkasnya. (wol)

Penulis
Suheri Diapari Srg SSos, Staf Perwakilan BKKBN Sumut

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.