|
Ragam
|
WASPADA ONLINE
JAKARTA - Peragawati dan model kenamaan Ira Duati, yang sekaligus Juara I Wajah Femina 1987 mengungkapkan, ada beban tanggung jawab yang harus dipikul ketika memegang predikat serta peranan sebagai Wajah Femina.
|
|
|
| Wednesday, 26 January 2011 11:05 |
 |
 |
 |
|
| Koming bagi resep pada WF2010
|
|
Ragam
|
GLORIA SAMANTHA Reporter-in-training WASPADA ONLINE
JAKARTA - Koming Nyoman Triwahyuni sempat membagikan sebuah tips berharga untuk para juniornya di Wajah Femina, yakni para anak-anak Wajah Femina 2010.
|
|
|
Ragam
|
GLORIA SAMANTHA Reporter-in-training WASPADA ONLINE
JAKARTA - Memperoleh penghargaan sebagai salah seorang alumni berprestasi Wajah Femina rupanya bukan hanya kebanggaan. Bagi Diah Permatasari, sang Juara II Wajah Femina 1989, penghargaan ini sekaligus menjadi kado tersendiri.
|
|
|
Ragam
|
| GLORIA SAMANTHA Freelance Reporter-in-training WASPADA ONLINE
JAKARTA - Meidyana Maimunah atau Memes, yang menyabet Juara II Pemilihan Wajah Femina 1987, melihat ada perubahan dari Wajah Femina dulu dengan sekarang. |
|
|
Ragam
|
| GLORIA SAMANTHA Freelance Reporter-in-training WASPADA ONLINE JAKARTA - Tessalonica Kaunang, finalis Wajah Femina 1999 yang dikenal publik sebagai aktris dan presenter menyatakan, pemilihan Wajah Femina seolah membuka pintu gerbang ke dunia entertainment atau hiburan.
|
|
|
Ragam
|
GLORIA SAMANTHA Freelance Reporter-in-training WASPADA ONLINE JAKARTA - Kompetisi model sampul majalah Femina, yang dikenal dengan Wajah Femina, rupanya merupakan kompetisi yang sangat realistis terhadap tuntutan pasar. Hal ini dirasakan oleh Ni Luh Sekar, finalis Wajah Femina 1998 yang kini menjabat Pemred Majalah Dewi.
|
|
|
|
|
|
|
|
Page 9 of 16 |