Wajah Femina
Wednesday, 26 January 2011 11:16    PDF Print E-mail
Ira Duati: Ada tanggung jawab menjadi WF
Ragam
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Peragawati dan model kenamaan Ira Duati, yang sekaligus Juara I Wajah Femina 1987 mengungkapkan, ada beban tanggung jawab yang harus dipikul ketika memegang predikat serta peranan sebagai Wajah Femina.
 
Wednesday, 26 January 2011 11:05    PDF Print E-mail
Koming bagi resep pada WF2010
Ragam
GLORIA SAMANTHA
Reporter-in-training
WASPADA ONLINE


JAKARTA - Koming Nyoman Triwahyuni sempat membagikan sebuah tips berharga untuk para juniornya di Wajah Femina, yakni para anak-anak Wajah Femina 2010.
 
Wednesday, 26 January 2011 10:38    PDF Print E-mail
Penghargaan WF, kado untuk Diah Permatasari
Ragam
GLORIA SAMANTHA
Reporter-in-training
WASPADA ONLINE


JAKARTA - Memperoleh penghargaan sebagai salah seorang alumni berprestasi Wajah Femina rupanya bukan hanya kebanggaan. Bagi Diah Permatasari, sang Juara II Wajah Femina 1989, penghargaan ini sekaligus menjadi kado tersendiri.
 
Tuesday, 25 January 2011 23:45    PDF Print E-mail
Memes awalnya iseng ikut Wajah Femina
Ragam

GLORIA SAMANTHA
Freelance Reporter-in-training
WASPADA ONLINE


JAKARTA - Meidyana Maimunah atau Memes, yang menyabet Juara II Pemilihan Wajah Femina 1987, melihat ada perubahan dari Wajah Femina dulu dengan sekarang.

 
Tuesday, 25 January 2011 21:55    PDF Print E-mail
Tessa Kaunang: Wajah Femina beri kesempatan luas
Ragam

GLORIA SAMANTHA
Freelance Reporter-in-training
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Tessalonica Kaunang, finalis Wajah Femina 1999 yang dikenal publik sebagai aktris dan presenter menyatakan, pemilihan Wajah Femina seolah membuka pintu gerbang ke dunia entertainment atau hiburan.

 
Tuesday, 25 January 2011 20:33    PDF Print E-mail
Kompetisi Wajah Femina realistis melihat kebutuhan pasar
Ragam
GLORIA SAMANTHA
Freelance Reporter-in-training
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Kompetisi model sampul majalah Femina, yang dikenal dengan Wajah Femina, rupanya merupakan kompetisi yang sangat realistis terhadap tuntutan pasar. Hal ini dirasakan oleh Ni Luh Sekar, finalis Wajah Femina 1998 yang kini menjabat Pemred Majalah Dewi.

 


Page 9 of 16