|
||||
| Remaja Aceh alami krisis moral |
| Warta |
|
WASPADA ONLINE LHOKSEUMAWE - Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Sejahtera (BP3AKS) Aceh Utara, Khuzaimah A Latif, mengatakan, akhir-akhir ini, para remaja di Provinsi Aceh, khususnya di kabupaten Aceh Utara mengalami krisis moral. Tidak ada lagi sopan santun antara anak dengan orang tua, antara murid dengan guru dan bahkan sesama remaja sendiri. Masyarakat, katanya, dapat melihat sendiri tingkah laku para remaja saat ini, terjadinya pergaulan bebas layaknya pasangan suami istri, dan penggunaan narkoba. ”Allah memang telah menciptkan nafsu kepada manusia, namun jika nafsu itu sudah tidak mampu dikendalikan, maka nikahlah. Jangan melanggar aturan Allah,” katanya, tadi malam. Menurutnya, krisis moral yang dialami oleh para remaja disebabkan oleh tiga faktor yakni lemahnya pengawasan orang tua wali, faktor lingkungan dan pengaruh teknologi informasi yang semakin berkembang. Jika kondisi ini tidak segera dibendung, maka nasib para remaja ke depan akan kelam, karena fisik dan daya pikir remaja melemah akibat narkoba dan pergaulan bebas. ”Sudah saatnya, para orang tua memberikan perhatian serius kepada keluarga masing-masing, jangan sampai anak-anak kita terjerumus dalam hal-hal yang merusak diri dan lingkungannya. Karena apa pun ceritanya, ini tanggungjawab dari setiap kepala keluarga,” ingatnya. (dat08/waspada) |




Comments