Tuesday, 30 November 1999 07:00    PDF Print E-mail
Pemain Persiraja masih berharap
Sports
AUSTIN ANTARIKSA
WASPADA ONLINE

BANDA ACEH - Para pemain Persiraja Banda Aceh berharap pihak manajemen berusaha mendaftarkan ke Badan Liga Indonesia, sehingga klub tersebut bisa tetap tampil di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia pada musim 2009/2010.

"Kami berharap Walikota Banda Aceh sebagai Ketua Umum Persiraja untuk memperjuangkan agar tim ini bisa tetap ikut kompetisi mendatang," kata penyerang Persiraja Abdul Musyawir di Banda Aceh, Jumat.

Menurut dia, Persiraja masih ada peluang untuk bisa ikut kompetisi sampai 5 Oktober 2009, setelah pada 15 September lalu pihak manajemen tidak mendaftar untuk ikut Ligina.

Dia menyatakan sebagai ketua umum, Mawardy Nurdin sebetulnya bisa menyelamatkan Persiraja, kalau benar-benar serius ingin memajukan olahraga sepak bola di Aceh.

Abdul Musyawir menyatakan, apabila sampai Persiraja tidak ikut kompetisi maka akan mendapat sanksi dari BLI, yakni turun ke divisi-II. "Kalau sudah turun ke divisi-II untuk naik ke divisi-I sangat sulit, apalagi ke divisi utama atau liga super," katanya.

Sebagai pemain, ia sangat menyesalkan apabila Persiraja tidak ikut kompetisi. "Saya rasa masyarakat Aceh, khususnya pencinta Persiraja akan marah, kalau tim kesayangannya tidak bisa tampil," katanya.

Ketua Umum Pengprov PSSI Aceh Zainuddin Hamid juga menyayangkan apabila Persiraja tidak bisa tampil di Ligina. "Apabila Persiraja tidak ikut Ligina, maka persepakbolaan di daerah itu akan mati suri dan hancur," katanya.

Selanjutnya, Suporter Kutaraja Untuk Lantak Laju (SKULL) mendesak Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin selaku Ketua Umum Persiraja untuk memperjuangkan agar tim kesayanganya bisa ikut kompetisi.

Ketua Harian Persiraja Teuku Rayuan Sukma mengatakan Persiraja tidak mendaftar karena persoalan dana yang memusingkan pihak manajemen. Daripada tidak ada dana dan bermasalah bila menggunakan dana dari sumber lain, lebih baik tak mendaftarkan dulu.

Dikatakan, Persiraja sekarang ini masih mengalami kesulitan dana, hingga saat ini manajemen masih berhutang dengan pihak ketiga, termasuk para pemain, karena gajinya belum dibayar.

Bahkan dia menawarkan kepada pihak ketiga yang ingin mengelola Persiraja dipersilahkan. "Kalau memang ada donatur yang ingin mengelola Persiraja kami persilahkan," ujarnya lagi.
(wol22/ann)
 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment